Senin, 15 Agustus 2022
17 Muharram 1444

Psikolog Ungkap Perilaku Siskaeee Ekshibisionis Dekat dengan Hyperseksual

Senin, 06 Des 2021 - 17:45 WIB
Siskaeee - inilah.com
istimewa

Seorang bernama Siskaeee menjadi viral di dunia maya karena aksi ekshibisionis yang dilakukan di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo. Pada video yang beredar di dunia maya, Siskaeee kerap memamerkan konten-konten yang berbau pornografi.

Seseorang yang kerap melakukan prilaku ekshibisionis kerap memiliki riwayat kekerasan seksual atau masalah seksual yang belum teratasi.

Menurut Kadek Widya Gunawan, M.Psi., sebagai psikolog klinis dewasa terlepas adanya motif ekonomi atau bukan, bisa dilihat mungkin seseorang yang melakukan ekshibisionis kemungkinan mengalami masalah pada kehidupannya.

“Terlepas adanya motif ekonomi di sini, kita lihat tapi memang dari segi kehidupan orang ini pastinya ada permasalahan. Kita tidak tahu. Apakah di keluarga itu relasinya cukup dekat atau tidak. Misalnya, dahulu pernah menerima riwayat kekerasan seksual jadi korban seperti itu, sehingga muncul bibit-bibit ekshibisionis ini. Ada pengalaman seksual di bawah umur. Bibit-bibit itu muncul ekshibisionis. Ini juga muncul dan sangat dekat dengan hyperseksual,” kata Kadek kepada Inilah.com, Jakarta, Senin, (06/12/2021).

Masih menurutnya, masalah seksual pada seseorang yang kerap melakukan ekshibisionis belum teratasi sepenuhnya. Sehingga, seseorang yang kerap melakukan prilaku ekshibisionis tidak bisa mengontrol gairah seksualnya yang mengebu-gebu.

Baca juga
Viral, Aksi Perempuan Muda yang Hardik Seorang Ibu Karena Ditegur Saat Nyerobot Antrean

“Jadi ketika enggak bisa dikontrol, menggebu-gebu, atau dengan pasangannya merasa tidak terpuaskan bisa jadi muncul fantasi-fantasi yang lebih liar, munculah seperti itu,” tambahnya.

Perlu diketahui, ekshibisionis adalah melibatkan mengekspos alat kelamin untuk menjadi bersemangat secara seksual atau memiliki keinginan yang kuat untuk diamati oleh orang lain selama aktivitas seksual.

Gangguan eksibisionistik melibatkan bertindak atas dorongan atau fantasi eksibisionistik atau tertekan oleh atau tidak dapat berfungsi karena dorongan dan fantasi tersebut.

Dokter mendiagnosis gangguan ekshibisionis ketika orang merasa sangat tertekan atau menjadi kurang mampu berfungsi dengan baik karena perilaku mereka, atau mereka telah bertindak atas desakan dengan orang yang tidak setuju.

Baca juga
Siskaeee Minta Pakai Jilbab Dulu Sebelum Dibawa Penyidik

 

Tinggalkan Komentar