Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

PSSI Gugat Mata Najwa Soal Match Fixing, Minta Bongkar Sosok Mr.Y

Jumat, 05 Nov 2021 - 13:30 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
PSSI Gugat Mata Najwa Soal Match Fixing, Minta Bongkar Sosok Mr.Y - inilah.com
Tayangan Mata Najwa di Trans 7 Soal Pengaturan Skor Liga 1

PSSI langsung bereaksi setelah Mata Najwa mengupas tayangan tentang dugaan match fixing atau pengaturan skor di Liga 1 Indonesia musim 2021.

Komite Wasit PSSI akan menempuh jalur hukum dan menuntut Mata Najwa supaya bisa mendapatkan identitas wasit yang mengaku melakukan pengaturan skor di Liga 1 2021.

“Saya akan melapor atau menggugat ke pengadilan bahwa Mata Najwa mempunyai data orang yang diduga merusak dan mengaku dirinya mengatur (pertandingan),” kata Ketua Komite Wasit PSSI, Ahmad Riyadh.

Dalam tayangan Mata Najwa, sosok Mr.Y yang mengaku sebagai perangkat pertandingan terlibat aktif dalam pengaturan skor pertandingan Liga 1. Saat itu, Mr. Y yang menjabat sebagai wasit mengaku sudah pernah dua kali mengatur pertandingan Liga 1 2021 dan mendapat bayaran hingga ratusan juta.

Baca juga
Ketua KNPI Laporkan Kasus Pengeroyokan Dirinya ke Polda Metro Jaya

Menurut Riyadh, pihaknya akan menuntut Mata Najwa yang mengundang wasit itu ke acara mereka tetapi menolak membeberkan identitasnya kepada PSSI.”Kalau memang mau berniat membantu PSSI untuk menegakkan aturan, seharusnya mereka membuka (identitasnya),” ujar Riyadh.

“Kalau yang diundang itu ternyata bukan bagian dari PSSI berarti dia memberikan keterangan tidak benar, dong. Kalau dia mengaku-ngaku sama saja menjerumuskan Mata Najwa juga,” tutur Ahmad Riyadh.

Terlepas dari hal ini, pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan penyelidikan internal.”Kami sudah melakukan pengecekan internal,” pungkasnya.

Baca juga
Wasit Liga 1 Merasa Terhina Gegara Mr.X, Ini Respon Ketum PSSI

Komite Disiplin (Komdis) PSSI sendiri sudah menjatuhkan sanksi kepada lima pemain Liga 2 dan satu pemain Liga 3 yang terbukti melakukan pengaturan skor dan percobaan suap.

Sebelumnya, PSSI sudah mendapat laporan dari tim Liga 2 2021, Perserang Serang, yang melaporkan adanya pengaturan skor yang dilakukan oleh lima mantan pemainnya.

Tinggalkan Komentar