Kamis, 14 Mei 2026 | 26 Dzulqa'dah 1447
inilah.comarenasepak bolaPSSI Protes Keras ke AFC atas 'Gol Haram' Irak di Piala Asia 2023

PSSI Protes Keras ke AFC atas 'Gol Haram' Irak di Piala Asia 2023

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif
Selasa, 16 Januari 2024 - 03:55 WIB
Share

Penjaga gawang Indonesia #21 Ernando Ari mengamankan gawang usai memblokir sundulan pemain Irak #10 Mohanad Ali pada pertandingan sepak bola Grup D Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Indonesia dan Irak di Stadion Ahmad bin Ali di Al-Rayyan, sebelah barat Doha pada 15 Januari 2024 (Foto: AFP)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengambil langkah tegas dengan mengirimkan surat protes resmi kepada Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) terkait gol yang kontroversial dalam pertandingan antara Timnas Indonesia dan Irak pada Piala Asia 2023.

"Kami telah menyampaikan protes keras kepada AFC mengenai gol kedua Irak yang kami anggap tidak sah," kata Anggota Executive Committee PSSI, Endri Erawan, dalam konferensi pers pasca pertandingan, Selasa (16/1/2024) dini hari.

Pertandingan yang berlangsung di Ahmad bin Ali Stadium, Al Rayyan, Senin (15/1/2024) malam, berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk Irak. Kontroversi terjadi saat Osama Rashid mencetak gol pada menit ke-45+7. Rekaman menunjukkan Mohanad Ali berada dalam posisi offside sebelum gol tersebut, namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut tetap disahkan.

Endri mengakui bahwa meskipun protes tidak akan mengubah hasil pertandingan, tindakan ini penting untuk menjaga integritas pertandingan di masa depan. "Kami berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan perangkat pertandingan dapat membuat keputusan yang lebih adil," ujarnya.

Timnas Indonesia sempat menunjukkan performa yang mengesankan. Setelah tertinggal 1-0 dari gol Mohanad Ali di menit ke-17, Garuda bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat gol yang dicetak Marselino Ferdinan pada menit ke-37, setelah menerima umpan dari Yakob Sayuri.

Namun, momentum berubah setelah gol kontroversial Irak di babak pertama, yang diikuti oleh gol ketiga dari Aymen Hussein pada menit ke-75, memastikan kekalahan bagi Timnas Indonesia.

Pertandingan ini membuka diskusi lebih luas tentang penggunaan teknologi VAR dalam sepak bola dan bagaimana teknologi harus diterapkan untuk mendukung keadilan dan integritas permainan. Kegagalan VAR dalam situasi ini menjadi sorotan penting dalam dunia sepak bola internasional.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com