Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

PTBA Bisa Maksimalkan Penimbangan Batu Bara dengan Teknologi CHF

Jumat, 16 Sep 2022 - 21:34 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
PTBA Bisa Maksimalkan Penimbangan Batu Bara dengan Teknologi CHF
VP Perawatan Alat Produksi & Penunjang Tambang PTBA, Slamet Widodo/ Dok. PTBA

PT Bukit Asam Tbk atau PTBA berhasil melakukan inovasi pemanfaatan teknologi digital untuk menunjang operasional perusahaan. Inovasi yang PTBA lakukan yakni dengan optimasi dan integrasi Coal Handling Facility (CHF) System melalui teknologi industri 4.0.

Inisiasi ini dimotori oleh VP Perawatan Alat Produksi & Penunjang Tambang PTBA, Slamet Widodo dengan mengembangkan perangkat dasar yang sudah tersedia. Namun hasilnya PTBA bisa mengoptimasi pengisian dan penimbangan batu bara perusahaan ke gerbong kereta api secara otomatis. Proses ini terpantau langsung dari perangkat ponsel yang bisa diakses oleh beberapa pihak yang diberikan aksesnya.

Slamet mengatakan, proses pengembangan teknologi ini PTBA mulai sejak 2016 hingga 2017 bersamaan dengan munculnya teknologi 4.0.

Baca juga
Percepat Target Net Zero Emission, PTBA Mulai Operasikan Bus Listrik

“Saya banyak baca literatur negara maju, hampir semuanya mengarah ke situ (teknologi 4.0). Memang momen lagi pas. Jadi inovasi upload data gerbong bisa otomatis, ketik manual cek satu-satu gerbong berapa lama,” ujar Slamet kepada awak media, di Tanjung Enim, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, seluruh data pengisian batu bara ke dalam gerbong bisa terkoneksi dengan operator dalam waktu kurang dari satu menit. Dengan sistem ini sangat menguntungkan khususnya dalam efisiensi waktu.

Slamet mengatakan, jika proses ini dilakukan secara konvensional dan manual, maka butuh waktu lama agar data itu bisa terakses beberapa pihak. Namun dengan sistem yang baru ini analisa data dilakukan lebih mudah dan akurat berkat semua data operasional disimpan secara otomatis dan real time.

Baca juga
PTBA Sumbang Rp9 Triliun untuk Penerimaan Negara

“Durasi waktu kalau ada masalah bisa review tinggal klik, detailnya ada dan langsung sampaikan ke operasional,” katanya.

Selain itu, dengan inovasi ini kapasitas pengiriman batu bara PTBA menjadi lebih besar dibandingkan dengan kompetitor lainnya.

Tidak hanya itu, Slamet dan Satuan Kerja Perawatan Listrik juga membuat System Monitoring Operasional terintegrasi. Dengan begitu, jarak tempuh tidak menjadi masalah untuk melakukan software maintenance, troubleshooting, dan analisa terhadap sistem kendali di PTBA.

Sebagai informasi, berkat inovasinya ini, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Slamet Widodo atas inovasi pemanfaatan teknologi digital pada 17 Agustus lalu.

Tinggalkan Komentar