Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Puan Masih di Kamboja, Surpres Panglima TNI Diserahkan Pekan Depan

Rabu, 23 Nov 2022 - 21:37 WIB
Buka Sidang DPR, Puan Bakal Kawal APBN
Surpres Panglima TNI batal diserahkan pemerintah kepada DPR pada Rabu (23/11/2022). Surpres belum bisa diserahkan langsung karena Ketua DPR Puan Maharani masih di Kamboja. (Foto: Arsip/DPR)

Surat Presiden (Surpres) usulan pengganti Panglima TNI bakal diserahkan oleh pemerintah melalui Mensesneg Pratikno kepada Ketua DPR Puan Maharani pada Senin (28/11/2022) pekan depan, atau mundur dari rencana yang seharusnya diserahkan pada Rabu (23/11/2022). Alasannya, Puan masih berada di Kamboja menghadiri ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA).

“Kesepakatan antara Ibu ketua DPR dengan Pak Mensesneg itu, akan disampaikan secara resmi pada 28 November, Senin besok,” kata Sekjen DPR Indra Iskandar.

Menurut rencana Surpres Panglima TNI bakal diserahkan pada petang tadi, namun diundur karena Puan masih memimpin delegasi Indonesia pada sidang parlemen ASEAN di Kamboja. “(Besok) sore itu, baru akan diserahkan palu sidang dari Kamboja kepada Indonesia sebagai keketuaan parlemen ASEAN untuk tahun depan,” tuturnya.

Baca juga
Bukan Panglima TNI, KSAD Andika Perkasa Kawal Jokowi Terbang ke Eropa

Keterlambatan tersebut, kata Indra, tidak menyalahi aturan yang ada, kendati sejumlah anggota Komisi I DPR sudah mengingatkan agar presiden segera mengirim surpres untuk digelar uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI sebelum masa sidang berakhir pada 16 Desember 2022. “Dan itu berdasarkan aturan tidak menyalahi aturan-aturan yang ada,” tegasnya.

Sebelumnya Mensesneg Pratikno menyampaikan bahwa Presiden Jokowi akan mengirim surpres pada petang tadi. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bahkan menyebut kemungkinan surpres sudah sampai di meja Puan pada Kamis (24/11/2022). Namun berdasarkan perkembangan terakhir dari Indra, surpres baru bisa diserahkan pada pekan depan.

Baca juga
Laksamana Yudo Margono dan Harapan yang Tertunda

Dasco enggan berspekulasi ketika disinggung siapa nama yang bakal diusulkan Presiden Jokowi mengganti Jenderal Andika Perkasa yang memasuki masa pensiun. Ketika disebut nama KSAL Yudo Margono, Dasco juga tidak mau memastikannya. “Ya kalau yang kita dengar sama seperti yang teman-teman wartawan dengar lah, kira-kira begitu. Itu kira-kira,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar