Minggu, 05 Februari 2023
14 Rajab 1444

Puluhan Ribu Warga Hadiri Haul Ki Ageng Gribig, Leluhur Airlangga Hartarto

Kamis, 15 Sep 2022 - 22:55 WIB
Penulis : inilah
Editor : Basuki Rahmat N.
Menko Perekonomian RI sekaligus Dewan Penasihat Majelis Ahlul Hidayah Airlangga Hartarto, yang merupakan keturunan dari Ki Ageng Gribig hadir dalam acara zikir dan selawat dalam rangka Haul Ki Ageng Gribig di Oro-oro Yaa Qowiyyu Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Kamis malam (15/9/2022). (Foto: Inilah.com/ Ridwan Anshori)
Menko Perekonomian RI sekaligus Dewan Penasihat Majelis Ahlul Hidayah Airlangga Hartarto, yang merupakan keturunan dari Ki Ageng Gribig hadir dalam acara zikir dan selawat dalam rangka Haul Ki Ageng Gribig di Oro-oro Yaa Qowiyyu Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Kamis malam (15/9/2022). (Foto: Inilah.com/ Ridwan Anshori)

Puluhan ribu warga Klaten dan sekitarnya menghadiri zikir dan selawat dalam rangka peringatan Haul Ki Ageng Gribig di Oro-oro Yaa Qowiyyu, Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Kamis malam (15/9/2022).

Hadir dalam acara Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang bertindak memimpin zikir dan selawat. Menko Perekonomian RI sekaligus Dewan Penasihat Majelis Ahlul Hidayah Airlangga Hartarto, yang tidak lain merupakan keturunan dari Ki Ageng Gribig juga hadir dalam acara tersebut.

Warga sudah berdatangan di lokasi acara sejak siang. Hingga mendekati malam, warga semakin membeludak hingga Oro-oro Yaa Qowiyyu penuh sesak. Begitu juga ruas-ruas jalan di sekitar lokasi zikir dan selawat turut berjubel.

Pada kesempatan itu, Airlangga Hartarto mengatakan, banyaknya warga yang berdatangan, begitu juga para habib yang ikut hadir, merupakan upaya merawat tradisi budaya. “Atas nama keluarga besar Ki Ageng Gribig, kami sangat bersyukur,” katanya.

Baca juga
Pakar Hukum Pidana: Jaksa Ceroboh dan Gagal Pahami Mens Rea Richard Eliezer

Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan, haul Ki Ageng Gribig yang rutin digelar setiap bulan Sapar, bulan kedua dalam kalender Jawa, merupakan kegiatan dari tradisi budaya yang turun temurun. “Ki Ageng Gribig, simbah dan leluhur kami hidup pada masa Sultan Agung Hanyokrokusumo,” ungkap Airlangga.

Ki Ageng Gribig, lanjut Airlangga, merupakan seorang ulama besar dalam berdakwah dan syiar agama Islam di Klaten dan sekitarnya dengan cara yang ramah, lembut, dan menyentuh hati masyarakat.

“Nilai-nilai luhur beliau semoga senantiasa bisa kita jaga. Melalui doa, selawat, dan zikir ini semoga bangsa Indonesia diselamatkan dalam segala ancaman, krisis, dan bahaya,” tutur AH, sapaan lain dari Airlangga Hartarto.

Baca juga
DPR Semprit Kemendagri Lempar Bola Panas Apdesi

Zikir dan selawat ini mengandung dimensi kebudayaan dan religiusitas. Malam ini merupakan bagian dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman, sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera yang Rahmatan lil’alamin.

Menurut dia, substansi acara ini adalah yang diwariskan Ki Ageng Gribig. “Alhamudlillah saya bersyukur kepada Alllah SWT. Saya dan keluarga secara rutin mengadakan haul Ki Ageng Gribig setiap di bulan Sapar. Ini adalah pesan dari orang tua, leluhur kami. Tidak ada unsur apapun kecuali hanya mengharap rida Allah SWT dan hormat terhadap leluhur kami,” tuturnya.

Airlangga mengaku merasakan malam ini diselimuti rasa optimistis. “Alhamdulillah, semoga persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia ini bisa selamat dan husnul khatimah,” ujar Airlangga.

Baca juga
Indonesia Masters 2021: Jepang Bawa Pulang Tiga Titel, Tuan Rumah Tanpa Gelar

Ki Ageng Gribig merupakan ulama besar penyebar Islam di Tanah Jawa, terutama di kawasan Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Dia dikenal masih keturunan dari Raja Majapahit, Brawijaya V. Dia merupakan cucu dari Prabu Brawijaya, yang menjadi penasihat Sultan Agung Hanyokrokusumo (1593 – 1645), raja Kesultanan Mataram. (Ridwan Anshori)

Tinggalkan Komentar