Minggu, 25 September 2022
29 Safar 1444

Puluhan Rumah Terbakar, Ratusan Orang Kabur ke Hutan Imbas Bentrok di Haruku

Rabu, 26 Jan 2022 - 18:44 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Editor : adm
Puluhan Rumah Terbakar, Ratusan Warga Kabur Ke Hutan Buntut Bentrok Di Haruku - inilah.com
Puluhan Rumah Terbakar, Ratusan Warga Kabur Ke Hutan Buntut Bentrok Di Haruku

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy meminta warganya menahan diri dan tidak termakan isu-isu provokatif yang membuat situasi semakin keruh.

Hal itu menanggapi bentrok antarwarga Desa Kariuw dan Ori di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah pada 25-26 Januari 2022.

Richard mengatakan, kasus bentrokan warga Kariuw dan Ori sedang dalam penanganan oleh aparat kepolisian saat ini.

“Kita mengetahui persis bahwa damai itu sangat mahal dan indah. Karena itu saya mengajak seluruh warga agar memberikan kepercayaan penuh kepada aparat keamanan untuk mengatasi dan menangani konflik yang terjadi,” tutur Richard, Rabu (26/1/2022).

Richard juga meminta agar warga Maluku yang berasal dari Ori maupun Kariuw untuk tetap mengedepankan semangat persaudaraan.

“Kita satukan tekad untuk terus menjadikan Ambon aman, tentram, dan damai untuk masa depan anak dan cucu kita,” sebutnya dikutip dari Antara.

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Kamis, 30 Juni 2022

Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menerjunkan pasukannya untuk membantu proses pengamanan di perbatasan kedua desa.

Kombes Pol M. Rum Ohoirat menyebut bentrokan terjadi karena adanya kesalahpahaman antarwarga Desa Ori dan Kariu terkait batas wilayah.

“Benar ada kesalahpahaman di sana (Ori dan Kariu) dan sudah kita dorong pasukan ke sana untuk membantu pengamanan,” kata Rum Ohoirat.

Ia juga menyampaikan pesan dari Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif agar warga kedua desa menahan diri dan tidak memperluas konflik keduanya.

Ratusan warga masih mengungsi akibat bentrok yang membuat sejumlah rumah warga terbakar dan jatuh korban jiwa. Sejauh ini dua orang tewas akibat luka tembak.

Penduduk Desa Kariuw, Kecamatan, Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah saat ini masih mengungsi di dalam hutan setelah bentrokan antar warga kampung Desa Kariuw dan Ori, Kecamatan Pulau Haruku, Maluku Tengah.

Baca juga
Seperti Flu Spanyol, Omicron jadi Petanda Pandemi COVID Segera Berakhir

Bentrokan terjadi di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku. Insiden melibatkan dua warga desa di Kecamatan Pulau Haruku, yakni Desa Ori dan Kariuw. Ketegangan antara dua desa bertetangga telah terjadi sejak Selasa (25/1/2022) malam. Hingga puncaknya pada Rabu (26/1/2022) pagi .

Sejumlah massa melakukan aksi penyerangan ke Desa Kariuw dan bentrokan tak bisa terhindarkan.

Bahkan akibat kejadian itu, satu anggota Polsek Pulau Haruku berinisial Briptu FH mengalami luka tembak dan tengah menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tantui Ambon.

“Kedua belah pipi korban tertembus peluru akibat perbuatan orang tak dikenal, ketika terjadi bentrokan antara warga Dusun Ori dan Kariu, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah,” kata Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Iptu I. Leatemia di Ambon.

Baca juga
Zulhas Usulkan Subsidi BBM Langsung ke Rakyat

Menurut dia, Kapolresta Pulau Ambon Kombes Pol Raja Arthur Lumongga bersama Dandim 1504 Pulau Ambon, Kol (Inf) Ch. Soumokil saat ini juga telah melakukan kunjungan mendadak ke Pulau Haruku.

“Kalau menyangkut pengiriman pasukan keamanan untuk menambah kekuatan personel Polres Pulau Haruku sementara sudah siaga,” ucap Leatemia.

Video detik-detik rumah hangus terbakar dalam kerusuhan di Pulau Haruku juga sempat beredar di media sosial. Salah satunya di akun Instagram @lambe_turah.

 

Tinggalkan Komentar