Rabu, 17 Agustus 2022
19 Muharram 1444

Puncaki Pangsa Pasar Sindikasi, Bukti Bank Mandiri Dukung Pertumbuhan Ekonomi  

Kamis, 30 Jun 2022 - 14:16 WIB
Puncaki Pangsa Pasar Sindikasi, Bukti Bank Mandiri Dukung Ekonomi
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Susana Indah Kris Indriati.

Bank Mandiri konsisten memperkuat eksistensi sebagai lembaga keuangan yang mendukung sektor usaha lewat pembiayaan berskema sindikasi.

Dibuktikan dengan posisi Bank Mandiri yang masuk jajaran puncak sejumlah League Table Indonesian Borrower Loan kategori Mandated Lead Arranger (MLA), Bookrunner dan Administrative Agent dalam lima tahun terakhir.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Susana Indah Kris Indriati menjelaskan, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen Bank Mandiri mempercepat ekspansi usaha dan pengembangan bisnis pelaku usaha yang berkontribusi langsung terhadap perekonomian di dalam negeri.

“Seiring dengan recovery dari pandemi COVID-19 dan sejalan dengan momentum iklim ekonomi yang mengarah ke level positif, kami optimis volume kredit sindikasi di tahun 2022 akan meningkat,” ujar Indah, Jakarta, Kamis (30/6/2022).

Tren positif ini juga tercermin lewat pertumbuhan kredit sindikasi yang membaik, termasuk di Bank Mandiri. Mengacu pada data Bloomberg League Table Reports, Bank Mandiri tercatat menduduki posisi puncak sebagai Mandated Lead Arrangers (MLA) dengan jumlah pangsa pasar sindikasi menembus 19,84 persen di Indonesia pada 1 Januari hingga 27 Juni 2022.

Baca juga
Berkah Transformasi Digital, Laba Bank Mandiri 2021 Tembus Rp28 Triliun

Dari sisi MLA, Bank Mandiri juga telah berhasil mengelola kredit sindikasi dengan nilai total sebesar US$942 juta hingga 27 Juni 2022.  Adapun, dari sisi Bookrunner, Bank Mandiri juga berhasil menduduki posisi wahid lewat perolehan pangsa pasar mencapai 36,52 persen dengan total nilai menembus US$ 768 juta.

Indah mengungkapkan, transaksi kredit sindikasi yang dikelola Bank Mandiri baik sebagai MLA ataupun Bookrunner ini tidak sedikit yang melibatkan lembaga keuangan internasional bukan hanya dari lembaga keuangan domestik. Hal ini disebabkan karena demand atas Indonesian Syndicated Loan di luar negeri yang cukup tinggi, sehingga Mandiri juga menggandeng partner-partner bank di luar negeri untuk ikut berpartisipasi pada kredit sindikasi yang di-arrange oleh Bank Mandiri.

Baca juga
Sempat Terganggu Varian Delta, Sri Mulyani Mulai Yakin Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

“Sebagai bank yang fokus pada bisnis wholesale, Bank Mandiri memiliki keunggulan serta komitmen yang kuat dalam dukungan kepada pembiayaan berskema sindikasi. Kami berharap upaya ini juga dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

 

 

Tinggalkan Komentar