Sabtu, 21 Mei 2022
20 Syawal 1443

Punya Penyu dan Homestay Mumpuni, Menteri Sandi Kagumi Desa Wisata Keciput

Penyu dan Homestay Mumpuni, Menteri Sandi Kagumi Desa Wisata
Menparekraf Sandiaga S Uno di Desa Wisata Keciput (Sumber: Antara)

Menteri Pariwsata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi Desa Wisata Keciput, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Dia tak bisa menyembunyikan kekaguman atas potensi wisata serta penginapannya.

Dia mengakui, semenjak pandemi COVID-19, terjadi penurunan kedatangan wisatawan yang cukup signifikan. Termasuk Desa Wisata Keciput yang dikenal dengan sebagai kawasan wisata penyu.

Saat pandemi, kehidupan anak penyu atau tukik, cukup memprihatinkan. Lantaran mereka perlu asupan makanan berupa ikan-ikan kecil yang harus dibeli dari nelayan.

“Kita berikan sumbangan pangan untuk tukik yang kita beli dari nelayan. Sehingga para nelayan bisa menikmati hasil. Karena ikannya dibeli untuk pakan tukik,” kata sandiaga, dikutip Jumat (4/3/2022).

Baca juga
Sandiaga: Film Indonesia Mampu Bersaing dan Menang Oscar

Menteri Sandi menyebut Desa Wisata Keciput merupakan paket wisata yang cukup lengkap. Banyak sekali tempat pelesiran yang menarik untuk dikunjungi wisatawan, serta homestay-nya cukup memadai.

“Ini adalah salah satu desa wisata yang cukup mumpuni, karena semuanya ada,” kata Politisi Partai Gerindra ini.

Selain itu, lanjutnya, Desa Wisata Keciput punya potensi madu trigona yang banyak dicari konsumen. Termasuk salah satu andalan bisnis kuliner, hanya saja promosinya masih tergolong minim. Tak perlu menunggu lama, Mas Menteri, sapaan akrab Sandiaga Uno, membuat Instagram untuk madu trigona.

“Setelah ini kita harapkan madu Trigona bisa dikenal oleh publik, dan bisa meningkatkan perkembangan ekonomi bangsa khususnya Desa Keciput,” ujarnya.

Baca juga
Kemenparekraf Dorong Esports Lewat Sisi Pengembang Game

Selanjutnya, Menteri Sandi tertarik dengan sejumlah penginapan atau home stay yang ada di Desa Wisata Keciput. Dinilainya cukup nyaman, bahkan sempat mendapat penghargaan sebagai homestay terbaik.

“Ini kita menjadi contoh. Menjadi homestay terbaik, dan sekarang tidak pernah kosong. Padahal masih pandemi,” papar Menteri Sandi.

Kata dia, tujuan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Ajang Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2022 adalah menjadi potensi wisata dari seluruh daerah di Indonesia.

“Kami mengunjungi desa-desa wisata inspiratif yang layak dijadikan contoh. Bagaimana peran desa wisata dalam menggerakkan perekonomian. Kami targetkan ada 3 ribu desa wisata yang mengikuti ajang ADWI 2022,” ungkapnya.

Baca juga
Foto: Geliat Bisnis Pet Grooming Saat Pandemi

Tahun lalu, kata Menteri Sandi, perhelatan ADWI hanya diikuti 700 desa wisata. Padahal, potensi pariwisata di berbagai daerah di Indonesia, cukup besar. Dan, masing-masing desa wisata memiliki keunikan yang perlu dikembangkan untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Tahun lalu, ketika pendaftaran, kami hanya menargetkan 10 persen dari total desa wisata, hanya 700 desa. Tahun ini kami terkejut, antusiasme pendaftar hampir tiga kali lipat dari tahun lalu,” ungkap Menteri Sandi.

 

Tinggalkan Komentar