Rabu, 29 Juni 2022
29 1444

Tak Kuat Bayar Utang Hampir Rp49 Triliun, Revlon Siap-siap Gulung Tikar

Jumat, 17 Jun 2022 - 22:49 WIB
Punya Utang Hampir Rp49 Triliun, Revlon Siap-siap Gulung Tikar
Dililit utang gede, Revlon diramal bakal bangkrut.

Kaum hawa pastilah tak asing dengan nama Revlon, merek produk kecantikan lawas dan cukup ternama. Kini, perusahaan kosmetik itu di ambang kebangkrutan, lantaran terjepit utang menggunung. Bisa tak akan ada lagi gincu Revlon.

Mengutip BBC, Jumat (17/6/2022), Revlon telah mengajukan permohonan perlindungan dari kebangkrutan. Produsen kosmetik yang kondang karena produk cat kuku dan gincu alias lipstik itu, kini terjerat utang yang super jumbo.

Tercatat, Revlon yang didirikan pada 1932,  memiliki utang jangka panjang US$3,31 miliar, atau setara Rp48,98 triliun (kurs Rp14.800/US$) per 31 Maret 2022. Kapitalisasi pasar perusahaan pun dilaporkan US$123 juta. Perdagangan saham Revlon pun dihentikan pada sesi pre-market Wall Street pada Kamis (16/6/2022) waktu setempat.

Baca juga
Kongsi Bisnis dengan China, Krakatau Steel Amsyong, Terancam Bangkrut Bulan Ini

Agar tetap bisa beroperasi, perusahaan kosmetik yang didirikan Charles Revson, Joseph Revson, dan Charles Lachman itu, mengajukan pinjaman anyar senilai US$575 juta.

Dari dokumen permohonan pengajuan perlindungan kebangkrutan di pengadilan setempat, kondisi keuangan dan operasional Revlon memang sulit diselamatkan.

Di hilir, produk Revlon harus bersaing ketat dengan kosmetik pendatang baru yang rata-rata dimiliki para artis Hollywood dan selebgram.

Sementara di hulu, Revlon juga harus berjuang dengan kenaikan harga bahan baku dan rantai pasok yang cukup mahal. Semakin banyak kompetitor, semakin sengit pula persaingan mendapatkan pasokan bahan baku.

“Kami telah mengalami kekurangan bahan baku yang diperlukan perusahaan,” jelas pemimpin restrukturisasi Revlon, Robert Caruso.

Baca juga
Dulu Tiupkan Garuda Bakalan Bubar, Wamen Tiko Ujug-ujug Bicara Penyelamatan

Ia menyontohkan, untuk membuat satu merek lipstik tabung saja, perusahaan membutuhkan 35 sampai 40 jenis bahan baku yang berbeda. Kurang satu bahan saja, bisa membuat produksi lipstik berhenti total.

Kalah saing dengan kosmetik milik selebrit. Diketahui, sejak beberapa tahun terakhir, perusahaan memang sempoyongan menghadapi serbuan merek pendatang baru yang digawangi para artis seperti Kylie Cosmetics milik Kylie Jenner dan Fenty Beauty Rihanna yang diinisasi Rihanna.

Perusahaan juga harus bersaing ketat dengan para kompetitor lama seperti L’Oreal hingga Unilever. Melalui permohonan ke pengadilan, yakni perlindungan kebangkrutan Bab 11, Revlon berharap bisa tetap beroperasi sembari menyusun rencana untuk pembayaran utang ke para krediturnya. [ikh]

Tinggalkan Komentar