Rabu, 07 Desember 2022
13 Jumadil Awwal 1444

Purnatugas dari Gubernur, Anies Bakal Taklukan Tantangan

Rabu, 14 Sep 2022 - 13:10 WIB
Anies Bjorka
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan keterangan kepada awak media usai Rapat Paripurna DPRD DKI mengenai pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta (Foto: Inilah.com/Harris Muda).

Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan selesai pada Oktober 2022. Hingga kini, Anies belum mengungkapkan rencananya setelah purnatugas.

Kendati demikian, tak sedikit pihak meyakini teka-teki langkah Anies usai tak menjabat kursi nomor satu Ibu Kota akan terpecahkan. Muaranya juga sudah tercium. Dengan elektabilitas dan popularitas yang selama ini tinggi, Anies dinilai sangat potensial untuk melaju menuju Istana pada Pilpres 2024.

Hal ini juga menjadi perhatian Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin. Dengan waktu ‘nganggur’ lebih dari satu tahun, Ujang menilai Anies cukup pintar untuk menjaga elektabilitasnya. Bahkan bukan tidak mungkin bisa mendongkrak tingkat popularitas itu menjadi lebih melesat.

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Senin, 21 Februari 2022

“Anies pasti paham terkait dengan itu. Pasti akan dipikirkan pola atau skema juga format dan desain, agar Anies bisa menaikkan elektabilitasnya. Dan itu sudah dipahami sejak lama,” kata Ujang kepada Inilah.com saat dihubungi, Rabu (14/9/2022).

Ujang meyakini, waktu senggang bisa menjadi momentum yang pas bagi Anies untuk melakukan aktivitas politik. Dengan safari politik itu, katanya, Anies berpotensi dilirik partai-partai guna diusung menjadi calon Presiden (Capres) 2024.

“Tantangan (tanpa jabatan) akan ditaklukan Anies. Intinya, bagaimana Anies menjaga kedekatan dengan rakyat dan membuat momentum politik. Dengan itu, sampai batas akhir pendaftaran Capres ke KPU Oktober 2023 nanti, maka banyak partai yang akan meminang Anies. Potensi Anies masih besar untuk dicapreskan parpol,” tutur Ujang menegaskan.

Baca juga
Izin ACT Dicabut

Sebelumnya, Anies sendiri sempat ditanyai terkait rencana pasca purnatugas menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, kolega Ahmad Riza Patria itu hanya menanggapinya dengan santai.

“Sekarang baru September, masih ada satu bulan lagi. Jadi, ancang-ancangnya kejauhan,” sebut Anies seusai menghadiri Paripurna DPRD DKI terkait usulan pemberhentian jabatannya sebagai Gubernur.

Anies menyebut tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur jelang masa jabatannya berakhir.

“Saya masih bertugas sampai 16 oktober. (Saya melakukan) seperti biasanya saja termasuk doorstop (dengan awak media), termasuk semua kegiatan masih berjalan seperti biasa,” tegas Anies.

Tinggalkan Komentar