Sabtu, 13 Agustus 2022
15 Muharram 1444

Raih 10 Medali, Tim Panahan Jawa Timur Berjaya di PON Papua

Minggu, 10 Okt 2021 - 09:38 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Raih 10 Medali, Tim Panahan Jawa Timur Berjaya di PON Papua - inilah.com
(foto: Antara)

Tim panahan Jawa Timur sukses mempertahankan statusnya sebagai juara umum setelah meraih total sepuluh medali dengan tujuh medali emas, dua perak, dan satu perunggu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Seiring dengan penegasan Jatim sebagai sebagai juara umum, maka perlombaan cabang olahraga panahan di PON XX Papua secara resmi berakhir dan ditutup oleh Ketua Komisi IV DPR Papua Beatrix Monim di kompleks olahraga Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu.

Torehan tujuh medali emas tim panahan Jatim diraih dari nomor recurve tunggal putri, beregu putri, dan campuran. Lalu nomor compound beregu putri, serta 40 meter nasional individu, beregu putri, dan campuran.

Baca juga
Prabowo dan Ganjar Adu Kuat Curi Hati Rakyat Papua

Prestasi yang dicapai tim panahan Jatim kali ini lebih baik dibanding pencapaiannya pada PON 2016 di Jabar yang mengoleksi enam emas, empat perak, dan empat perunggu.

Manajer tim panahan Jatim Lilies Andayani mengaku bangga dengan hasil yang ditorehkan anak-anak asuhnya dan sesuai target yang diusung sejak sebelum berangkat ke Papua..

“Jawa Timur bisa mempertahankan juara umum secara khusus di cabang olahraga panahan selama 40 tahun, yakni dari 1980 hingga tahun 2021 ini. Artinya, mempertahankan jauh lebih sulit daripada merebut, namun anak-anak sudah membuktikan mereka mampu mempertahankan juara umum,” kata mantan pemanah nasional peraih medali perak Olimpiade 1988 itu.

Baca juga
Malam-malam Gubernur Khofifah Temui Zulhas, Ada Apa?

Sementara itu, atlet peraih emas panahan putri Jatim asal Malang, Bunga Arbela, mengaku senang bisa mempersembahkan tiga medali untuk kontingen Jatim di PON Papua. Raihan tiga medali itu sesuai dengan target pribadinya.

“Saya bangga bisa sumbang tiga medali emas bagi Jatim. Medali ini saya persembahkan untuk orang tua, keluarga dan semua warga Jatim, lebih khusus warga Malang,” katanya.

Tinggalkan Komentar