Senin, 26 September 2022
30 Safar 1444

Raja Salman Dijadwalkan Hadir di KTT G20 Bali

Jumat, 23 Sep 2022 - 21:07 WIB
Penulis : Fadly Zikry
Raja Salman dan MBS Arab Saudi G20 - inilah.com
Raja Salman dengan Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) - (Foto: ist)

Raja Salman diagendakan akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, pada 15–16 November 2022.

Informasi kehadiran Raja Salman disampaikan oleh Menteri Perdagangan Arab Saudi, Majid bin Abdullah Al-Qasabi.

Ia menjelaskan, berkaca dari pengalaman sebelumnya pemimpin negaranya selalu menghadiri kegiatan KTT G20.

“Sejauh yang saya tahu, pemimpin kami selalu menghadiri acara (KTT) G20. Jadi, kami menanti acara tersebut, dan sebagai bagian dari tim, kami mendukung Indonesia untuk bangkit bersama, bangkit lebih kuat,” kata Majid di sela-sela kegiatannya di Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (23/9/2022).

Majid hadir di Bali sebagai Kepala Delegasi Arab Saudi pada pertemuan tingkat Menteri Perdagangan G20.

Baca juga
Presidensi G20, Indonesia Pamerkan Pengembangan EBT

“Atas nama seluruh delegasi perdagangan Arab Saudi, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, khususnya teman saya Menteri Perdagangan Republik Indonesia atas kepemimpinannya di G20,” tutur Majid.

Majid menambahkan, Arab Saudi selalu berupaya memperkuat hubungan dagang dengan Indonesia, mengingat sejarah panjang yang telah dilewati bersama oleh dua negara terutama di sektor perdagangan.

“Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar dunia. Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Indonesia,” ujanrya.

Oleh karena itu, Majid pun mengemban tugas khusus dari Raja Salman dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman untuk memperkuat hubungan dagang Indonesia dan Arab Saudi.

Baca juga
Jelang Kunjungan Biden ke Saudi, Washington Beri Nama Jalan Jamal Khashoggi Way di Depan Kedubes Arab

“Saya menerima instruksi dari Raja Salman dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman untuk memperkuat hubungan dagang dua negara dan menjajaki berbagai peluang yang ada untuk meningkatkan hubungan ekonomi dua negara,” kata dia.

Tinggalkan Komentar