Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Raker Inilahcom 2022: Menjadi Benar, Menjadi Besar

Kamis, 06 Jan 2022 - 10:27 WIB
Penulis : Fahd Pahdepie
Editor : adm
Raker team inilahcom 2-4 Januari 2022 - inilah.com
Raker team inilahcom 2-4 Januari 2022

Tanggal 2-4 Januari 2022, inilahcom menggelar rapat kerja di Magelang, Jawa Tengah. Raker ini terasa istimewa karena dua hal. Pertama, ini merupakan raker perdana sejak inilahcom ‘reborn’ empat bulan lalu, 17 Agustus 2021. Kedua, akhirnya tim inilahcom kembali ber-raker ria setelah terakhir kali dilakukan 7 tahun lalu. Ada semangat besar yang terasa dalam pelaksanaan raker kali ini: Semangat untuk menjadi ‘benar’ dan menjadi ‘besar’.

Perjalanan mengalahkan waktu

Usai tahun baru, seluruh tim inilahcom berkumpul di kantor Rimba. Semua ‘pasukan’ ikut raker ke Magelang, mulai dari CEO sampai OB. Cing Wawan juga ikut, ‘security’ kantor sekaligus ketua RT Rimba Buntu. Dua mobil Toyota Hiace sudah disiapkan, yang ada karaokenya, sepanjang jalan semua tim berencana bernyanyi. ‘Playlist’ lagu karaoke di mobil pun sudah disiapkan Indra dan Tika, ketua panitia dan bendahara raker ini.

Rupanya benar. Di jalan semua bernyanyi riang. Sambil iseng, saya berpesan di grup, “Jangan lupa zikir dan shalawat juga. Biar kayak wisata religi!” Semua mengiyakan. Masya Allah! Ajat, salah satu jurnalis kami, bernyanyi penuh penghayatan. “Cinta kan membawamu kembali… Kembali di sini…” Teriaknya melengking sambil merem melek. Ganti lagu, Anton nge-rap dengan penuh semangat. Lagunya Bebas dari Iwa K. Tapi lebih mirip baca berita!

Rombongan team inilahcom menuju Magelang - inilah.com
Rombongan team inilahcom menuju Magelang

Di mobil yang lain tak kalah seru. Ternyata tim kreatif dan business development adalah para ‘sadboy’ dan ‘sadgirl’. Lagu-lagu patah hati diputar tak henti, dari ‘Pamer Bojo’, ‘Cidro’ sampai ‘Mendung Tanpo Udan’. Melihat foto-foto dan video mereka bisa ‘jalan-jalan’ untuk raker sambil berlibur, rasanya senang sekali. Konon perjalanan akan menguatkan persahabatan. Bisa saling memahami karakter satu sama lain.

Tiba di Magelang, tim inilahcom langsung check in di hotel. Setelah mandi-mandi dan makan malam, mereka bersemangat langsung ke ruang ‘meeting’ untuk melaksanakan agenda pertama: Refleksi dan Evaluasi Tahun 2021. Sesi ‘curhat’ itu dipimpin Ibnu dan Ikhsan. Dua ‘senior’ jurnalis inilahcom yang sudah ada di kantor inilahcom sebelum portal berita ini saya bidani untuk reborn 4 bulan lalu.

Saya baru bergabung di acara raker ini pada hari kedua, 3 Januari. Subuh-subuh saya sudah ke Bandara untuk terbang dengan pesawat paling pagi. Jam 7.10 sudah tiba di Bandara YIA Jogja, dijemput Gilang. Kemudian langsung bertolak ke Magelang. Acara pertama hari kedua raker ini akan digelar di lereng gunung Sumbing, di Dusun Butuh, di sebuah tempat yang diberi nama Janji Hati.

Baca juga
Rabu Kliwon, Ada Apa Jokowi dan SBY Bareng Kunjungi Candi Borobudur?

Janji Hati adalah cafe dan restoran milik Mbak Nanik, pembina dan anggota dewan redaksi inilahcom. Cafe dengan pemandangan indah menghadap Nepal Van Java itu baru saja diresmikan bulan lalu. Hari itu syukuran. Bertepatan dengan hari ulang tahun Mbak Nanik. “Yang ketujuh belas jalan…” candanya. Jalannya entah sudah sampai mana. Hehehe.

Saya tiba duluan di Janji Hati. Disambut Mbak Nanik yang masih dandan. “Eeehhh… Mas Fahd! Sek, sek, Mas, aku dandan dulu.” Katanya, buru-buru menyelesaikan dandanannya. Saya pun mengobrol dengan suaminya, Mas Joko, tertarik rasanya berinvestasi di Nepal Van Java. Tempatnya keren banget. Tak lama, tetamu berdatangan. Keluarga besar Mbak Nanik dari Jakarta dan Madiun. Setelah itu rombongan tim inilahcom pun datang.

Di bawah tatapan Gunung Sumbing, diselimuti udara dingin Nepal van Java, acara di Janji Hati berlangsung syahdu. Tim inilahcom memberi kejutan spesial untuk Mbak Nanik. Selain ucapan, buket bunga dan hadiah ternyata juga sudah disiapkan. Di sesi sambutan, Mbak Nanik menangis, “Ini sangat istimewa buat saya. Kalian datang jauh-jauh ke Magelang. Padahal tadinya cuma bercanda sama Bang MHJ. Ternyata betul-betul diwujudkan. Saya terharu banget.” Ujarnya sambil menyeka air mata. “Tapiii… Setelah ini, semua tak ‘keramasin’!” Sambungnya. Kamipun tertawa. Dikeramasin Mbak Nanik artinya diomelin urusan redaksi. Hehehe.

CEO inilahcom bersama Naniek SD - inilah.com
CEO inilahcom bersama Ibu Nanik SD

Buat Mbak Nanik, MHJ adalah sosok yang sangat istimewa. Baginya MHJ yang dipanggilnya ‘Abang’ itu bukan hanya sahabat, tetapi sekaligus guru. Mbak Nanik merasa berubah hidupnya setelah mendapat bimbingan dan pencerahan dari MHJ. “Shalatku sekarang tepat waktu. Alhamdulillah. Gara-gara Abang. Pokoknya Abang buatku sangat istimewa. Kalau nggak ada Abang, aku nggak tahu gimana. Makanya aku mau ikut berjuang membesarkan inilahcom!” Curhatnya.

Resolusi di puncak gunung

Usai sesi mellow-mellow-an, menikmati sajian lagu dari penyanyi lokal, setelah makan siang, kami pun memutuskan untuk naik ke puncak Nepal van Java. 20 motor ‘gunung’ sudah disiapkan Iskandar. Tapi banyak yang memilih jalan kaki saja. “Malu, Kang, nenek-nenek bawa kayu jalan kaki naik gunung, masak kita naik motor?” Kata Haviez. Nyengir. Willi juga jadi ikut jalan kaki. Lalu Shinta dan Nanda. Banyak yang akhirnya tidak jadi naik motor. Saya sih naik motor aja. Nggak mau memaksakan diri.

Baca juga
Liburan ke NTT, Wajib Datang ke Pantai Cantik Fatubraun di Amarasi Selatan

Ivan juga naik motor. Bahkan dibonceng di depan, merasakan sensasinya seperti para pendaki. Ojek di sana punya skill yang luar biasa, motornya sudah dimodifikasi khusus, naik ke ketinggian dengan kemiringan hampir 50% di jalanan berbatu. Naik motor itu, sementara di sisi kiri adalah jurang, saya degdegan juga! Jantung rasanya mau copot. Tapi Mas Ojeknya tenang. “Aman Mas, tenang aja. Kami sudah terlatih.” Katanya.

Di atas, ternyata pemandangan indah sekali! Saya pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan langka ini. Akhirnya memutuskan untuk melaksanakan pembukaan raker di sana saja. Di ketinggian gunung Sumbing. Dengan pemandangan indah yang luar biasa, saat kabut tipis mengambang di udara. Saya meminta tim duduk di bangku yang disusun menyerupai ‘ampitheater’ dekat sebuah warung kecil. Kami pun memulai raker di sana, ditemani teh dan tempe goreng.

Meeting diatas awan team inilahcom di Gunung Sumbing - inilah.com
Meeting team inilahcom di “alam bebas” Gunung Sumbing

“Perjalanan ke atas sini saja sudah memberi kita pelajaran. Ada proses yang harus dilalui. Harus melawan rasa takut, cemas, khawatir. Tapi ternyata ada banyak cara menuju puncak, kan? Bisa jalan kaki perlahan, bisa naik ojek, bisa termotivasi sama nenek-nenek yang kuat jalan memikul kayu. Menuju sukses juga seperti itu. Kadang melalui prosesnya yang jauh lebih penting daripada hasilnya.” Saya berusaha menjelaskan sesederhana mungkin.

Waktu itu Shinta dan Gilang jadi MC. Mereka sudah menyiapkan baju khusus sebagai MC. “Raker ini sudah langkah yang benar, maka menjadi besar Insya Allah adalah konsekuensinya. ‘Menjadi benar, menjadi besar’, tagline raker kita itu, bukan hanya tentang benar-salah dalam pengertian nilai, ukuran moral, kebenaran. Tetapi juga tentang menjalani prosesnya dengan benar, tahu cara menjalankan perusahaan dengan benar, bekerja dengan benar, maka kita akan menjadi besar.” Tambah saya.

Suasana raker inilahcom - inilah.com
Suasana raker inilahcom

Optimisme awal tahun

Itulah semangat dan tujuan dari raker inilahcom kali ini. Kami tahu semua ini harus ditempuh dan dilakukan. Karena kami yakin ini adalah cara yang benar untuk menjadi besar. Malam harinya, di hotel, kami rapat lagi. Setiap divisi presentasi tentang evalusi, rencana, strategi dan target masing-masing ke depan. Semua hebat. Bukan hanya semangatnya yang membuat saya yakin inilahcom akan menjadi besar suatu saat nanti, tetapi juga karena mereka sudah tahu ‘caranya’ menjadi besar. Kami sudah bersikap sebagai orang-orang dengan pikiran dan tindakan yang besar.

Baca juga
Usai Diprotes Prilly Latuconsina, Ketum PSSI Sentil Para Wasit Liga 3
Jalan-jalan team inilahcom ke Borobudur - inilah.com
Jalan-jalan team inilahcom ke Borobudur

Hari terakhir raker, kami jalan-jalan ke Candi Borobudur, lalu melakukan ‘outbond’ sambil team building di Omah Mbudur, terakhir trekking dan naik jeep ke Ketep. Tujuannya memperkuat kekompakan tim dan meluweskan komunikasi antar departemen. Kalau mau besar, kita harus menjdi satu kesatuan. Harus kompak dan solid. Tidak boleh ada yang merasa ditinggalkan, juga tidak boleh ada yang cuma mau enaknya saja, semua harus berjuang bersama, susah-senang bersama. Itulah esensi dari sebuah tim, mengusung sebuah visi untuk mewujudkannya bersama-sama.

Outbond team inilahcom - inilah.com
Outbond team inilahcom

Tahun 2022 ini akan berbeda bagi inilahcom. Di tahun ini kami akan meroket dan bersinar. Dari raker ini saya tahu semangat itu ada dan terasa. Rencana-rencana sudah disiapkan, berbagai strategi sudah disusun. Tinggal kita bekerja keras. Berdoa. Lalu kita lihat nanti hasilnya inilahcom akan jadi salah satu media terbesar di Indonesia, tidak lama lagi. Insya Allah.

Sore ini, dalam perjalanan menuju Jakarta, ada banyak kenangan dan kisah yang sudah kita catat dari raker inilahcom. Di mobil tak ada karaoke lagi. Rata-rata tidur karena kelelahan. Di bagasi oleh-oleh penuh sesak untuk keluarga di rumah. Pikiran penuh memori dan inspirasi, perasaan penuh optimisme.

Besok kita kerja lagi. Berjuang lagi. We are not here to work, we are here to make history.

FAHD PAHDEPIE
CEO Inilahcom

Tinggalkan Komentar