Ratusan Ribu Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual Pendeta di Prancis dalam 70 Tahun Terakhir

Ratusan Ribu Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual Pendeta di Prancis dalam 70 Tahun Terakhir - inilah.com
Paus Fransiskus di Aula Paus Paulus VI di Vatikan (ist)

Sebanyak 216.000 anak mengalami pelecehan seksual di Prancis dalam kurun waktu 70 tahun terakhir. Tepatnya terjadi sejak tahun 1950 hingga 2020.

Pelecehan itu dilakukan oleh ribuan pendeta. Jika dihitung jumlah pelaku mencapai 2.900-3.200 pendeta Katolik. 

Mengutip AFP, Kamis (7/10/2021), sekitar 90 persen dari korban pelecehan seksual adalah anak laki-laki usia 10 sampai 13 tahun.

Jumlah korban pelecehan meningkat hingga 330.000 orang jika ditambah dengan korban dewasa yang memiliki hubungan dekat dengan gereja.

Laporan itu diungkap tim penyelidik independen yang ditugaskan gereja. Tim ini bekerja selama dua tahun untuk mengungkap kasus tersebut.

Baca juga  NIK Jokowi Tidak Bisa Diubah

Baca juga: Paus Malu Gereja Tak Mampu Atasi Korban Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur

Jean-Marc Sauvé, Presiden Komisi yang melakukan penyelidikan menyatakan, gereja Katolik telah menunjukan sikap abai dan tidak peduli dengan skandal ini.

Ia menyebut pembiaran tersebut sebagai tindakan yang kejam.

Jean menuding ketidakpedulian gereja terhadap korban yang telah menderita pelecehan sebagai tindakan yang memalukan.

Masih dalam laporan tim independen itu, diungkapkan bahwa pelecehan seksual itu juga melibatkan jaringan tertentu.

“Ini adalah keheningan yang menutup rapat sebuah kejahatan,” kata Jean-Marc
Sauvé

.

Tinggalkan Komentar