Reaksi Nirina Zubir Usai Tahu Dua Buronan Mafia Tanah Akhirnya Tertangkap

Reaksi Nirina Zubir - inilah.com
istimewa

Akhirnya dua orang tersangka dari kasus mafia tanah yang menimpa aktris Nirina Zubir sudah diamankan pihak kepolisian.

Salah satu oknum PPAT yang bersama Erwin Riduan, mendatangi Polda Metro Jaya yang didampingi oleh Ketua Umum PPAT. Erwin menyerahkan diri sebagai tersangka kasus yang merugikan keluarga Nirina Zubir senilai kurang lebih Rp 17 miliar.

Seorang notaris bernama Ina Rosiana yang juga termasuk dalam daftar tersangka kasus mafia tanah tersebut berhasil diamankan dengan dijemput paksa di Apartemen Kalibata City.

Mendengar kabar tersebut, ibu dua anak tersebut langsung berucap syukur. Dengan kesabaran dan usaha yang istri dari Ernest Fardiyan Syarif itu lakukan bersama keluarganya, akhirnya satu per satu terungkap jelas.

Baca juga  Sri Mulyani Jawab MPR: Anggaran Fokus Bantu Rakyat Miskin

“Alhamdulilah,” kata Nirina mengucap syukur atas adanya kabar baik ini lewat unggahan instagram story @nirinazubir_, Jakarta, Selasa, (23/11/2021).

Sebelumnya, pihak kepolisian menetapkan lima orang tersangka dalam perkara pemalsuan dokumen enam aset properti milik keluarga aktris kelahiran Madagaskar itu.

Tiga orang tersangka yang sebelumnya sudah ditahan pihak kepolisian diantaranya adalah Asisten Rumah Tangga (ART) keluarga Nirina, Riri Khasmita, suaminya, Edrianto, dan juga oknum dari PPAT, Farida.

Awal Mula Terungkap Kasus Mafia Tanah

Nirina Zubir saat pertama kali mengungkap kasus ini menangis. Enam sertifikat dari aset properti keluarga hilang dengan total kerugian Rp 17 miliar. Aktris tersebut mengaku menjadi korban mafia tanah.

Baca juga  Mangsa Ternak Warga Seekor Harimau Sumatera Ditangkap di Aceh Selatan

Kerugian tersebut ternyata menimpa ibunya yang sudah meninggal dua tahun lalu.

Ibunya mengira surat-surat tanahnya menghilang, namun ternyata Cut Indria itu menaruh kepercayaan asisten rumah tangganya yang bernama Riri Khasmita untuk mengurus surat-surat tanah yang dimilikinya.

“Jadi awal mulanya dikira surat-suratnya hilang, sehingga dia mempercayakan kepada Asisten Rumah Tangga (ART) nya untuk dibantukan diurus suratnya. yang memang sudah bekerja sama dari 2009 untuk dibantukan diurus suratnya,” kata Nirina.

Tinggalkan Komentar