Kamis, 08 Desember 2022
14 Jumadil Awwal 1444

Relawan PDIP Dibekuk Polisi Terkait Penipuan Rumah Layak Huni

Selasa, 30 Agu 2022 - 22:45 WIB
Penulis : Aria Triyudha
0803 045444 C34f Inilah.com E1659520558391 - inilah.com
Ilustrasi penahanan pelaku kejahatan. (Foto: Antara).

Sebanyak lima orang relawan PDIP di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur diamankan polisi. Pasalnya, mereka diduga terlibat kasus penipuan bantuan rumah layak huni kepada 1.300 orang.

Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya Iptu Yohanes Balla mengatakan, lima relawan PDIP itu adalah Margaretha Katoda, Simon Katoda, Agustinus Suru Lena, Dominukus Daka Dana, dan Kornelia Kadi.

“Mereka diamankan oleh personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumba Barat Daya,” kata Yohannes, Selasa (30/8/2022).

Seperti dikutip Antara, Yohannes menjelaskan, dalam menjalankan aksinya sejumlah relawan yang mengaku relawan partai berlambang banteng moncong putih itu mendatangi warga yang ingin mendapatkan bantuan rumah.

Baca juga
Penampakan Bangkai Paus Sperma Sepanjang 9 Meter di Pulau Sabu

Dari warga yang ingin mendapatkan rumah bantuan, mereka meminta Rp200 ribu per orang. Kasus ini, ujar Yohanes, terungkap setelah ada warga sekaligus korban penipuan bernama Stefanus Umbu Pati melapor ke kepolisian setempat.

Kronologi Kasus

Kejadian itu disebut bermula pada April 2022. Saat itu, Margaretha Katoda yang mengaku sebagai ketua relawan PDIP Sumba Barat menyosialisasikan program bantuan rumah ke masyarakat di Desa Delo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Ada sekitar 1.300 orang yang tertarik dan beramai-ramai mendaftar. Uang pendaftarannya Rp200 ribu disertai foto copy kartu keluarga dan kartu tanda penduduk.

Baca juga
Megawati Hadiri Jamuan Makan Malam Presiden Korsel

Dari 1.300 orang yang mendaftar itu, berhasil mengumpulkan uang Rp260 juta.

Yohanes menuturkan dari hasil pemeriksaan terungkap uang ratusan juta itu diserahkan kepada koordinator relawan PDIP se-daratan Pulau Sumba, Yakoba Lero. Namun sampai saat ini warga yang merasa dirugikan masih terus menunggu kepastian soal rumah layak huni itu.

“Usai dapat laporan tersebut, kami sudah layangkan surat pemanggilan terhadap lima relawan itu, tetapi mereka tidak datang. Sehingga tim kemudian menangkap mereka di Posko relawan PDI Perjuangan,” tambah dia.

Polisi sejauh ini belum menangkap koordinator relawan PDIP se-daratan Pulau Sumba, Yakoba Lero. Pasalnya, Yakoba Lero saat ini masih berada di Kupang.

Baca juga
Elite PDIP Kompak Tolak Komentari Pernyataan Andi Arief

Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Emilia Nomleni ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat engan menjawab.

“Nanti bisa kontak langsung Pak Cen Abubakar (Wakil Ketua DPD PDIP NTT),” katanya.

Namun, Cen Abubakar yang juga sebagai Wakil Ketua DPD PDIP NTT Bidang Pemenangan Pemilu saat dihubungi tak merespons.

Tinggalkan Komentar