Selasa, 27 September 2022
01 Rabi'ul Awwal 1444

Restrukturisasi Kredit Melandai, IHSG Berakhir Semringah

Senin, 01 Agu 2022 - 17:34 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Restrukturisasi Kredit Melandai, IHSG Berakhir Semringah - inilah.com
(Foto: Inilah.com/Ahmad Munjin)

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/8/2022) sore berakhir menguat mengikuti kenaikan bursa saham kawasan Asia. Salah satunya terdorong oleh sentimen positif dari melandainya restrukturisasi kredit perbankan.

IHSG ditutup menguat 17,66 poin atau 0,25 persen ke posisi 6.968,78. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,36 poin atau 0,34 persen ke posisi 981,99.

Financial Expert Ajaib Sekuritas M Julian Fadli mengatakan, salah satu pendorong penguatan IHSG yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencatat restrukturisasi kredit COVID-19 melanjutkan tren melandai pada Juni 2022 menjadi Rp576 dari Mei sebesar Rp596 triliun.

“Hal ini mencerminkan perbaikan indikator perekonomian yang terus berlanjut dan menjadi pendorong penguatan IHSG hari ini. Serta menguatnya harga komoditas nikel, CPO, dan timah, juga menjadi katalis positif,” ujar Julian dalam ulasannya di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Sesi Kedua Perdagangan

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dimana sektor transportasi & logistik naik paling tinggi yaitu 1,86 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer masing-masing 0,99 persen dan 0,78 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dimana sektor kesehatan turun paling dalam yaitu minus 0,86 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor barang konsumen non primer masing-masing minus 0,77 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau “net foreign buy” di seluruh pasar sebesar Rp900,46 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp1,1 triliun.

Baca juga
Pasar Saham Cemaskan ‘Capital Outflow’ Lantaran Tingginya Imbal Hasil Obligasi AS

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.400.200 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,51 miliar lembar saham senilai Rp14,9 triliun. Sebanyak 267 saham naik, 266 saham menurun, dan 150 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 191,71 poin atau 0,69 persen ke 27.993,35, indeks Hang Seng naik 9,33 poin atau 0,05 persen ke 20.165,84, dan indeks Straits Times meningkat 29,66 poin atau 0,92 persen ke 3.241,22.

Tinggalkan Komentar