Ribuan Imigran Asal Timur Tengah di Puncak Belum Divaksin

Ribuan Imigran Asal Timur Tengah di Puncak Belum Divaksin - inilah.com
istimewa

Sedikitnya 1.400 orang para pencari suaka atau imigran asal Timur Tengah yang menetap di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat hingga saat ini masih belum bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Ini disebabkan karena para imigran itu tidak memiliki Nomor Identitas Kependudukan (NIK) sebagai syarat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Para imigran itu umumnya berasal dari Afganistan, Irak, Iran, dan Sudan.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Cisarua, Supriyanto membenarkan adanya ribuan imigran yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19. Karena itu dirinya berharap para imigran itu segera mendapatkan vaksin.

“Masih terkendala sistem kependudukan,” ujarnya.

Sejatinya kewenangan untuk vaksinasi para imigran dilaksanakan oleh komisariat tinggi urusan pengungsi PBB atau International Organization for Migran. Karena organisasi tersebut memiilki kewenangan untuk bantuan para pengungsi.

Baca juga  DKI Yakin Paling Pertama Selesaikan Vaksinasi

Sementara itu Kepala Puskesmas Cibulan, dr Nurul Amalia menjelaskan pihaknya mendapatkan data dari koordinator imigran untuk pengajuan vaksinasi sebanyak 1.400 orang, namun tetap tidak bisa divaksin.

“Karena untuk entry data setelah vaksinasi harus diinput NIK-nya,” kata Nurul.

Dirinya berharap para imigran itu bisa mendapatkan vaksinasi untuk meminimalisir risiko terjangkitnya Covid-19. Jika para imigran sudah mendapatkan vaksin tentunya akan memberikan kenyamanan juga bagi para warga setempat dari risiko penyebaran Covid-19.

Tinggalkan Komentar