Senin, 30 Januari 2023
08 Rajab 1444

Ricky Pancing Brigadir J Masuk Perangkap, “Bro Dipanggil Bapak”

Senin, 05 Des 2022 - 13:53 WIB
Screen Shot 2022 11 30 At 18.16.38 - inilah.com
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) Ricky Rizal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (30/11/2022). (Foto: Antara/Putu Indah Savitri)

Terdakwa pembunuhan berencana terhadap Yosua Hutabarat (Brigadir J) yakni Ricky Rizal mengaku memanggil korban masuk ke dalam rumah dinas Kadiv Propam Polri, pada 8 Juli 2022. Brigadir J ketika itu sedang di halaman rumah dinas, dipanggil masuk sebelum dieksekusi dengan cara tembak oleh terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dan Ferdy Sambo.

Hal itu diungkapkan Ricky ketika menjelaskan kronologi atau momen yang terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jaksel, Senin (5/12/2022). Ricky dihadirkan penuntut umum bersaksi untuk terdakwa Bharada E dan Kuat Ma’ruf.

“Bro dipanggil bapak,” pancing Ricky memanggil Brigadir J, masuk perangkap.

Baca juga
Kala Jenderal Ferdy Sambo Duduk di Kursi Pesakitan

Menurutnya, pesan memanggil Brigadir J ke dalam rumah dinasi diinstruksikan langsung oleh Ferdy Sambo, kepadanya dan Kuat Ma’ruf. “Saya menghampiri Yosua di depan,” ujarnya.

Brigadir J merespons itu dengan memasuki rumah yang diikuti Ricky dari belakang. “Seingat saya Yosua dulu masuk berjalan ke arah dapur itu, terus Om Kuat, lalu saya di belakang, cuma agak terjeda karena saya sempat berhenti di depan mobil Innova hitam terus saat masuk itu, saya jalan masuk itu, si Pak Ferdy Sambo ada di sebelah kiri, si Richard ada di sebelah kanannya, terus Om Kuat ada di kiri ada di belakangnya, Pak FS lah, agak berjarak, terus saya jalan,” jelasnya.

Baca juga
Cerita Bharada E Kenal Kuat Ma'ruf Dua Bulan Sebelum Tewasnya Brigadir J

Ricky mengaku, Ferdy Sambo saat itu langsung meminta Brigadir J untuk jongkok ketika sudah berada di dalam rumah. Sedangkan Bharada E langsung mengeluarkan senjata dan dilesatkan ke tubuh Brigadir J. “Saya lihat kayak seperti ini ‘apa pak, ada apa pak?’ Terus ‘jongkok, jongkok’ si Richard langsung ngeluarin senjata yang mulia, begitu si Yosua mundur, karena kan enggak mau jongkok, mundur si Richard lepasin tembakan, ‘kenapa ini’ terus dor begitu yang mulia,” ungkapnya.

Ricky mengaku kaget menyaksikan penembakan yang akhirnya menewaskan Brigadir J dan ia tak mengakui melihat Ferdy Sambo menembak Brigadir J. “Terus ditembak sampai jatuh yang mulia, terus saya dengar ada suara “bang, bang, bang”.

Baca juga
Ceritakan Pelecehan Seksual, Putri Candrawathi Kembali Berurai Air Mata

 

Tinggalkan Komentar