Kamis, 08 Desember 2022
14 Jumadil Awwal 1444

Ridwan Kamil: Libatkan Kades Data Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 Nov 2022 - 09:55 WIB
Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil. (Foto: Humas Pemda Jawa Barat)

Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil meminta para kepala desa (kades) dan kepala dusun (kasun) dilibatkan dalam pendataan terkait bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, agar lebih akurat.

“Kades dan kasun lebih memahami wilayahnya, terutama menyangkut jumlah warga yang meninggal, luka-luka, yang belum ditemukan, serta bangunan dan fasilitas umum yang rusak,” kata Ridwan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/11/2022).

Kang Emil, panggilan akrabnya, pada Senin sore (21/11), tiba di lokasi gempa di Kabupaten Cianjur dan memimpin rapat koordinasi lintas sektoral penanganan kebencanaan Cianjur di Pendopo Kabupaten Cianjur, pada Senin malam.

Selain itu, kata Kang Emil, dengan data yang valid juga mencegah kesimpangsiuran informasi, terutama terkait jumlah warga yang meninggal, luka-luka, atau belum ditemukan.

Baca juga
Ridwan Kamil Capres 2024: Bismillah Kalau Ada Kesempatan

“Tolong Pak Bupati, Sekda bisa dikoordinasikan pendataan dengan kades dan kepala dusun. Diharapkan data segera bisa terekap. Dengan data yang valid akan memudahkan dalam koordinasi dan penanganan, siapa melakukan apa dan bantuan logistik yang akan disalurkan bisa tepat, sesuai dengan yang dibutuhkan warga,” terangnya.

Ia juga mengapresiasi infrastruktur evakuasi sudah berdatangan ke Cianjur, alat-alat berat dan pasukan TNI/ Polri sudah disiapkan serta dapur-dapur umum pada Senin malam sudah mulai didirikan.

“Dapur umum dihadirkan di 14 titik sesuai dengan jumlah titik pengungsian. Saya juga apresiasi pada TNI/ Polri, serta tim dari Basarnas yang sudah datang, termasuk ratusan relawan dan paramedis. Oksigen pun memadai,” ujarnya.

Baca juga
Keluarga Pastikan Pengurusan Jenazah Eril Sesuai Syariat Islam

Kang Emil menyatakan pada pemakaman jenazah korban gempa hari ini Selasa (22/11), dari pihak pemerintah akan hadir sebagai bentuk simpati dan rasa kebersamaan.

“Dari aparat pemerintah akan turut menghadiri pemakaman jenazah korban gempa sebagai tanda bahwa negara hadir membersamai masyarakat Cianjur,” tuturnya.

Pihaknya juga menginstruksikan agar dalam penanganan bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, jangan sampai ada warga yang mengalami luka-luka telantar, karena tidak mendapat pelayanan di rumah sakit.

“Saya minta jangan sampai ada warga luka-luka telantar di pinggir jalan. Mereka supaya diupayakan bisa mendapat perawatan di rumah sakit. Ini perlu diatur. Jika karena keterbatasan rumah sakit di Cianjur, saya sudah berkoordinasi dengan rumah sakit di Sukabumi, Bandung, dan Cimahi untuk bisa menangani,” bebernya.

Baca juga
BNPB: Sementara 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa di Cianjur

Untuk mengatasi keterbatasan layanan rumah sakit, kata Ridwan Kamil, pihaknya akan mendirikan rumah sakit darurat di lingkungan Pendopo Kabupaten Cianjur.

Tinggalkan Komentar