Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

Ridwan Kamil Target 40 Juta Wisatawan Wara-wiri di Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (DOK. Humas Pemprov Jabar)- inilah.com
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (DOK. Humas Pemprov Jabar)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil optimistis 2022 merupakan tahun pemulihan ekonomi pasca – COVID-19 dan menargetkan, untuk tingkat kunjungan ke Jabar mencapai 40 jutaan wisatawan.

“Semoga sumbangan pariwisata Jawa Barat di 2022 bisa meningkat. Target kita antara 36 juta sampai 40 juta wisatawan. Mudah-mudahan terus meningkat, sehingga sampai ke level yang dulu pernah di puncak kejayaan pada 2018, sekitar 60 jutaan,” katanya saat Peluncuran West Java Calender of Event 2022 di Kota Bandung, Jabar, Selasa.

Ada beberapa indikator yang membuat Ridwan optimistis sektor pariwisata bisa bangkit dan meraup banyak wisatawan.

Pertama, jika pandemi COVID-19 melandai, maka berikutnya adalah pertumbuhan ekonomi kembali rebound.

Baca juga
Ridwan Kamil Ajak Kreativitas Warga Semarakkan G20 Melalui Media Sosial

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Jabar pada 2021 tumbuh 3,74 persen atau membaik jika membandingkan dengan tahun sebelumnya yang mengalami kontraksi 2,52 persen (year on year/yoy).

“Ekonomi kita sudah tumbuh di atas tiga persen. Insya Allah, varian Omicron terkendali dan tingkat keterisian rumah sakit tidak terlalu tinggi hanya 20 persen,” kata dia.

Oleh karena itu, Kang Emil, panggilan Ridwan Kamil, mengajak semua pihak untuk sama-sama memajukan pariwisata Jabar. Misalnya, dari sisi masyarakat umum, ia mengajak untuk kembali berwisata ke Jawa Barat.

Namun, Kang Emil juga mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker hingga menjaga jarak. Pasalnya, saat ini, situasi pandemi COVID-19 di Indonesia masih belum berakhir sepenuhnya.

Baca juga
DPD RI Inginkan Adanya Penguatan BNPB Dalam Penanggulangan Bencana

Kedisiplinan Prokes

Sedangkan, bagi pengelola tempat wisata, Ridwan berpesan agar konsisten dalam penerapan kedisiplinan prokes. Contohnya adalah dalam penerapan aplikasi PeduliLindungi yang perlu maksimal penerapannya.

“Tolong semangati kawan-kawan, silahkan berwisata, tapi tetap disiplin protokol kesehatan bagi wisatawan. Untuk pengelola wisata, tolong (penerapan) PeduliLindungi dimaksimalkan,” kata dia.

“Sehingga, bisa memilah mana pengunjung yang memiliki potensi COVID-19 dan mana yang sudah aman. Dengan begitu, kita bisa move on dan produktif membangun pariwisata Jawa Barat,” lanjutnya.

Kang Emil juga menyinggung, dari sisi pemerintah, Pemprov Jabar akan kembali membangun beberapa infrastruktur sebagai penunjang pariwisata. Tak hanya itu, ada beberapa acara juga yang akan terhelat untuk menarik wisatawan ke Jabar.

Baca juga
BKSP DPD RI Bicarakan Agenda Rencana Aksi Kemitraan Strategis Indonesia Dan Australia

“Kita ingin memulihkan, mengembangkan, dan membangun fasilitas pariwisata, karena Jabar mempunyai kapasitas untuk menjadi provinsi terbaik dari ekonomi pariwisata,” ujarnya.

“Ada 50 agenda besar yang kita kurasi. Sebenarnya ada 500-an, tapi yang dikurasi agar bisa mewakili wajah pariwisata Jabar lebih kurang ada 50 dari seluruh kota/kabupaten. Salah satunya desa wisata akan menjadi kebanggaan di Jawa Barat, dan yang sekarang juga lagi tren, yaitu aktivitas luar ruang,” lanjut Kang Emil.

Tinggalkan Komentar