https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   28 July 2021 - 14:56 wib

Sembuh Covid-19, Waspada Timbul Kebas di Kaki

INILAHCOM, Jakarta - Berjuang melawan covid-19 memang tidak mudah. Usai berhasil sembuh, ternyata timbul masalah kebas di kaki. Mengapa demikian?

dr. TIrta yang dikenal sebagai dokter muda paling lantang memberikan edukasi seputar covid-19 menjelaskan jika terdapat kelompok lanjut usia (lansia) yang sembuh dari Covid-19 kemudian kerap mengalami kebas di kaki, ada beberapa hal yang perlu dilakukan.  

“Jika ada lansia, sembuh covid-19, merasakan kebas-kebas di kaki, padahal sebelumnya tidak ada, sarankan mereka untuk cek d-dimer,” ungkap dr. Tirta pada akun instragam pribadinya @dr.tirta, Jakarta, Rabu, (28/07/2021).

Mengapa hal tersebut harus dilakukan?

“Karena pada beberapa kasus, covid-19 juga menyebabkan hiperkoagulasi pada darah,” tambahnya.

Darah kental berpotensi menyebabkan stroke, DVT, Infark jantung, embroil paru.

Bahkan masih menurutnya, pada beberapa kasus pasien yang konsultasi dan usai dicek d-dimer ada yang bisa tembus 2000-3000.

“Dan tiba-tiba ada kelemahan anggota gerak estremitas,” katanya.

Covid-19 memicu systemmic inflammatory response (peradangan sistemik) yang bisa memicu pengentalan darah (hiperkoagulasi darah) selain badai sitokin.

“Pada lansia dengan komorbid, kekentalan darah ini enggak nampak. Tapi beberapa pasien yang konsul, dan dari jurnal mengeluhkan : kebas, dan saturasi under 90 persen secara berkepanjangan, dan kelemahan anggota gerak,” tambahnya.

Setelah itu, konsultasikan dengan dokter specialis penyakit dalam atau dokter spesialis jantung dan pembuluh darah untuk mendapatkan obat yang sesuai.

“Jangan membeli obat - obatan pengencer darah secara ilegal,” ujarnya.(tka)

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Masyarakat Patuh jadi Kunci Atasi Gelombang Kedua

Untuk mencegah lonjakan kasus, cakupan vaksinasi akan terus ditingkatkan hingga mencapai 10 juta
berita-headline

Inersia

Usai 35 Tahun, Kepadatan Tulang Berkurang 0,5 Persen per Tahun

Dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis Nasional 2021 pada 20 Oktober, masyarakat diimbau unt
berita-headline

Viral

Angka Kematian Covid-19 Hilang Kemana?

Guru Besar Fakultas Kedokteran UI Prof Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan beberapa tanggapan terk
berita-headline

Inersia

Anak dengan kelainan Jantung Bawaan Berisiko Malnutrisi

Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Dr. dr. I Gusti Lanang Sidhiarta S
berita-headline

Viral

Hasil Riset: Imunisasi Anak Rendah Selama Pandemi

Hasil penelitian cepat yang dilakukan Kementerian Kesehatan dan UNICEF pada April 2020 menunjukka