Jumat, 20 Mei 2022
19 Syawal 1443

Ritual Kanuragan, Korban Tewas di Pantai Payangan Jadi 11 Orang

Pantai payangan
Pantai Payangan

Tim SAR gabungan telah menemukan semua korban yang sebelumnya hilang terseret arus Pantai Payangan, Jember, Jawa Timur. Hasilnya, korban tewas bertambah menjadi 11 orang.

“11 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar perairan Pantai Payangan dalam kondisi mengambang,” kata Jatmika, Komandan Tim (Dantim) Basarnas Jember, Minggu (13/2/2022).

Menurutnya sejumlah korban itu ditemukan tidak dari lokasi terseretnya arus laut pantai selatan tersebut. Setelah ditemukan, seluruh korban dibawa ke puskesmas terdekat.

Sementara Kapolsek Ambulu AKP Ma’ruf mengatakan rombongan tersebut sebenarnya sudah diingatkan oleh warga sekitar yang juga pengelola wisata Bukit Seroja yang berada di sebelah utara Pantai Payangan Jember agar tidak berada di tepi laut karena cuaca buruk.

Baca juga
Belum Ada Tersangka Ritual Maut di Pantai Payangan

“Rombongan Kelompok Tunggal Jati Nusantara mengabaikan peringatan itu, sehingga tetap melakukan ritual di tepi pantai. Menurut saksi mata, tiba-tiba ada ombak besar menghantam lokasi ritual, sehingga semuanya terseret ombak laut selatan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pihaknya dibantu Babinsa Sumberejo, perangkat desa dan SAR lokal mengevakuasi korban yang selamat ke Puskesmas Ambulu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut pada Minggu sekitar pukul 01.00 WIB.

“Pada pukul 02.45 WIB para korban selamat dan meninggal dunia dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Sabrang dan Strada Bacbone Polsek Ambulu ke Puskesmas Ambulu,” katanya.

Ma’ruf mengatakan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dengan menggunakan perahu dan penyisiran di sekitar Pantai Payangan, sehingga semua korban berhasil ditemukan meskipun jarak waktu penemuan korban tidak bersamaan.

Baca juga
Lima Orang Tewas dan 10 Lainnya Hilang saat Ritual Kanuragan di Pantai Payangan

“Sopir yang kebetulan mengantar rombongan itu yakni Muhammad Afif warga Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, kami mintai keterangan karena saat kejadian ia berada di atas dan tidak ikut kegiatan ritual,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar