Dana Hibah Rp486 Juta Disalurkan ke Yayasan Sang Ayah, Begini Penjelasan Riza Patria

Pemerintah Provinsi DKI berencana menyalurkan uang sebesar Rp486 juta pada tahun 2022 kepada Yayasan Pondok Karya Pembangunan (PKP). Dana hibah tersebut untuk
biaya santri atau siswa di yayasan PKP.

“Dana hibah Rp486 juta bukan untuk yayasan. Dana ini adalah biaya untuk makan siswa, santri,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, hari ini.

Yayasan itu diketuai oleh KH Amidhan Shaberah yang juga diketahui sebagai ayah dari Riza Patria. Adapun Yayasan PKP dulunya didirikan oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin pada 1976 dengan semangat mendirikan madrasah sebagai sarana pendidikan hingga pengetahuan agama Islam.

Baca juga  PVMBG: Erupsi Gunung Semeru Diawali Keluar Lahar

Bantuan dari Pemprov DKI untuk Yayasan PKP juga telah disiapkan sejak era Gubernur Ali Sadikin, Fauzi Bowo hingga Basuki Tjahaja Purnama untuk pembangunan hingga penataan asrama madrasah atau pesantren di sana.

Saat ini, Pemprov DKI tinggal memberikan bantuan berupa dana hibah untuk operasional harian bagi santri atau siswa yang mengenyam pendidikan di yayasan tersebut.

“Ini sesuai dengan keinginan yayasan ingin menyiapkan pesantren bagi santri, yatim-piatu dan kaum dhuafa. Dana itu sangat kecil. “Cuma untuk makan. Satu kali makan Rp10 ribu dikali tiga, jadi Rp30 ribu, dikali 30 hari sebulan, dikali enam bulan, dikalikan 90 orang jadi Rp486 juta,” ujar Riza.

Baca juga  Bekas Mensos Juliari Disuruh Bayar Rp14,59 Miliar, Hartanya Ada Berapa?

Sebelumnya ramai pemberitaan menyusul Dinas Sosial DKI Jakarta mengajukan dana hibah sosial untuk sejumlah badan dan lembaga dalam RAPBD Tahun Anggaran 2022. Salah satunya akan diberikan kepada Yayasan Pondok Karya Pembangunan (PKP).

Yayasan PKP akan mendapat dana hibah senilai Rp486 juta. Dalam dokumen penerima dana hibah, yayasan ini masuk dalam nama rekening belanja hibah uang kepada badan dan lembaga nirlaba, sukarela dan sosial yang telah memiliki surat keterangan terdaftar bersama dengan satu yayasan lainnya.

Tinggalkan Komentar