Senin, 16 Mei 2022
15 Syawal 1443

Rolls Royce Uji Coba Spectre pada Suhu Minus 40 Derajat

Rolls Royce Spectre - inilah.com
Rolls Royce Spectre - dok Rolls Royce

Rolls-Royce merampungkan uji coba musim dingin untuk mobil listrik Spectre yang diklaim mampu bertahan pada suhu minimal hingga minus 40 derajat celsius di Arjeplog, Swedia.

Pengujian di lokasi ekstrem itu dilakukan untuk menilai bagaimana mobil super mewah Rolls-Royce Spectre mampu bertahan dan beroperasi secara normal dalam kondisi tak biasa.

“Rolls-Royce terbaru membawa ekspektasi besar, dan Spectre tidak diragukan lagi adalah produk paling dinanti-nantikan dalam sejarah modern. Karena ini lebih dari sekadar produk, ini adalah simbol masa depan listrik yang cerah dan berani, serta mewakili perubahan seismik dalam teknologi powertrain kami. Karena alasan itulah kami membuat program pengujian yang sama pentingnya dengan historis Spectre itu sendiri,” kata Chief Executive Officer Rolls-Royce Motor Cars Torsten Muller-Otvos dalam siaran pers dikutip Selasa (5/5/2022).

Baca juga
Deretan Mobil Listrik yang Mejeng di GIIAS 2021

Jenis uji yang dilakukan Rolls-Royce untuk Spectre antara lain uji kebisingan, getaran, dan kekuatan mobil. Variabel yang mempengaruhi uji tersebut antara lain bahan yang dipilih untuk komponen perangkat keras utama, kinerja sistem pemanas, ventilasi hingga kepadatan karet pintu.

Performa variabel tersebut dapat berubah secara signifikan saat mobil berada di lokasi dengan suhu ekstrem, sehingga uji tersebut perlu dilakukan oleh Rolls-Royce.

Mereka juga menguji sistem kontrol sasis, manajemen powertrain, dan kontrol elektronik untuk menilai kinerja mobil saat melintasi jalanan dengan traksi yang kecil seperti salju dan es saat kecepatan rendah maupun tinggi.

Baca juga
Gandeng 3 Perusahaan China, Volkswagen Pasang Target Produksi 1 Juta Mobil Listrik

Rolls-Royce memang belum mengumumkan spesifikasi resmi Spectre, namun mereka memastikan bahwa mobil itu tidak akan menggunakan mesin plug-in hybrid (PHEV) sebagai teknologi transisi, melainkan listrik sepenuhnya menggunakan baterai.

Baterai Spectre ditaksir memiliki berat hingga 700 kilogram untuk mengakomodir kebutuhan elektrifikasi yang meliputi 1.000 fungsi yang dikontrol secara elektronik serta 25.000 sub-fungsi lainnya.

Saking banyaknya fungsi elektronis pada mobil itu, insinyur Rolls Royce menyatakan bahwa setiap unit Spectre memerlukan kabel sepanjang 7 kilometer, lebih banyak dari rata-rata mobil pada umumnya sepanjang 2 kilometer kabel.

“Di sini, di Arjeplog, kami membangun pondasi yang signifikan di mana kami akan menciptakan Rolls-Royce sejati. Ini adalah satu langkah maju yang besar untuk brand kami, tetapi juga untuk elektrifikasi – meskipun Spectre masih dalam masa perkembangan, saya dapat mengonfirmasi bahwa teknologi itu mampu memuat pengalaman Rolls-Royce,” kata Mihiar Ayoubi, Director of Engineering, Rolls-Royce Motor Cars.

Baca juga
Suzuki Buka Depo Surabaya Penuhi Tingginya Permintaan Suku Cadang

Pengujian di lokasi dingin itu juga menandai bahwa Spectre telah melalui 25 persen uji coba sejauh 500 ribu kilometer dari target perusahaan untuk menguji mobil listrik itu hingga jarak 2 juta kilometer.

Tinggalkan Komentar