Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

Sahroni: NasDem Jadi Pusat Perhatian dalam Konstelasi Politik Indonesia

Kamis, 16 Jun 2022 - 12:19 WIB
Ahmad Sahroni - inilah.com
Bendahara Umum (Bendum) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Ahmad Sahroni

Bendahara Umum (Bendum) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Ahmad Sahroni menyebut partainya kini tengah menjadi pusat perhatian dalam konstelasi politik di Tanah Air sehubungan dengan digelarnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem.

Terlebih, Rakernas 2022 dihadiri lebih dari 12 ribu kader dari seluruh Indonesia. “Semua pihak banyak yang melihat gerak-gerik, dan melihat keberanian NasDem memajukan rakyat,” kata Sahroni di Rakernas Partai NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (15/6/2022).

Sahroni yang menjadi Ketua Organizing Committee Rakernas NasDem menegaskankan, partainya harus memanfaatkan momentum agar NasDem tetap di atas. “Hampir 12 ribu dari 514 DPD kabupaten dan kota, badan dan sayap NasDem hadir di Rakernas,” ungkap Sahroni.

Baca juga
Parade Mobil Balap Formula E di Monas Batal, Ini Alasannya

Sejumlah tokoh politik yang berasal dari Partai NasDem juga turut hadir di antaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Rachmat Gobel, Ahmad Ali, Johnny G Plate dan sejumlah pengurus DPP, DPW dan DPD se-Indonesia.

Dalam Rakernas ini, Partai NasDem membahas sejumlah agenda strategis partai menjelang perhelatan Pemilu dan Pilpres 2024. Terutama, penjaringan dan pengusulan tiga nama bakal calon presiden (capres) yang akan diusulkan DPW Partai NasDem tingkat provinsi dalam Rakernas untuk disetor kepada Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Baca juga
Panitia Formula E Jakarta Agendakan Audiensi dengan KPK

Surya Paloh menyatakan, Rakernas yang dihadiri lebih 12 ribu kader ini juga ditujukan untuk memastikan kekuatan partainya dalam menyambut Pemilu 2024.  “Partai ini memiliki kemampuan yang didukung kader tangguh, berwatak, kesetiakawanan, semangat, disiplin, dan etos yang berarti kemajuan bangsa,” tegasnya.

Tinggalkan Komentar