Senin, 15 Agustus 2022
17 Muharram 1444

Sandiaga Uno Ungkap Ketidakmampuan Aplikasi PeduliLindungi Sering Down dan Bermasalah

Senin, 13 Des 2021 - 15:18 WIB
Sandiaga Uno Peduli Lindungi
dukumentasi inilah.com/Mia Umi Kartikawati

Menteri Pariwista dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno mengungkapkan temuan ketidakmampuan aplikasi PeduliLindungi yang kerap bermasalah.

Sandiaga bercerita saat itu dia sedang menjalani kegiatan Apresiasi Kreasi Indonesia dan  Pekan Final Apresiasi Kreasi Indonesia di kawasan Gandaria City.

Sandiaga Uno melihat di tempat penyelenggaraan tersebut banyak menemukan ketidakmampuan aplikasi PeduliLindungi.

“Minggu lalu kami menyelenggarakan Apresiasi Kreasi Indonesia dan  Pekan Final Apresiasi Kreasi Indonesia itu kita lakukan di Gadaria City Mall dan itu sebuah uji coba dan di situ juga kami menemukan banyak temuan. Temuan tersebut adalah ketidak mampuan aplikasi PeduliLindungi untuk tetap bisa menjaga kehandalannya. Beberapa kali down, beberapa kali jaringan juga bermasalah,” kata Sandiaga Uno saat ditemui inilah.com dalam acara weekly press brefing di gedung Kemenparekraf RI, Jakarta, Senin, (13/12/2021).

Tidak hanya itu, kepatuhan masyarakat terhadap penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga dirasa masih kurang. Dia menjelaskan, hal ini bisa menjadi perhatian khusus untuk terus ditingkatkan oleh pemilik destinasi wisata atau mall tersebut.

Baca juga
4 Tips Jaga Asupan Nutrisi Sebelum Ikut Maraton

“Sedangkan juga kami temui, dari segi masyarakat yang belum patuh, karena tidak diingatkan untuk mengisi aplikasi PeduliLindungi.  Jadi ini merupakan satu keterikatan, masing-masing baik dari pengguna, penyelenggara, pemilik destinasi atau mall tersebut. Begitu juga kesiapan dari para petugas yang memastikan, bahwa PeduliLindungi ini diaplikasikan dan diintegrasikan,” tambahnya.

Sandiaga menilai, pembatasan jam buka usaha atau tempat wisata bukan menjadi salah satu solusi dari mencegahan penularan virus COVID-19 tetapi bagaimana kedisiplinan masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Kami memandang bahwa pembatasan jam ini bukan solusi, tapi justru kepatuhan dan kedisiplinan crowd control, nah ini yang terus kita lakukan sekarang finalisasi,” paparnya.

Tinggalkan Komentar