Sabtu, 20 Agustus 2022
22 Muharram 1444

Satgas: Uji Klinis Vaksinasi Booster Tak Ada Indikasi KIPI

Rabu, 05 Jan 2022 - 07:08 WIB
vaksinasi booster
(ist)

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyampaikan bahwa uji klinis pemberian vaksinasi penguat COVID-19 atau booster tidak ada indikasi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) berat pada subjek penelitian.

“Sejauh ini telah dilakukan uji klinis pemberian booster vaksin dan ditemukan tidak ada indikasi KIPI berat,” ujar Juru Bicara Nasional Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adi Sasmito dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa (4/1/2022).

Ia menambahkan, hasil penelitian juga direkomendasikan rentang antara penyuntikan dosis kedua dan ketiga minimal enam bulan setelahnya.

“Program vaksinasi booster atau dosis ketiga rencananya akan dilakukan pada tanggal 12 Januari mendatang, sesuai target WHO pada trimester pertama Tahun 2022,” tuturnya.

Wiku menambahkan vaksinasi penguat setelah dikeluarkannya rekomendasi resmi dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), termasuk jenis vaksin yang akan digunakan.

Baca juga
Jaga Kesehatan Personel, Karyawan BUMN Disuntik Vaksin Booster

“Dosis ketiga ini nantinya akan terlebih dahulu diberikan kepada populasi berusia lebih dari 18 tahun dan berdomisili di kabupaten kota yang telah memenuhi cakupan vaksin dosis pertama kepada minimal 70 persen penduduk dan vaksin dosis kedua kepada minimal 60 persen jumlah penduduk,” kata dia.

Secara terpisah, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi COVID-19 dosis penguat antibodi pada 12 Januari 2022 berlaku untuk yang gratis maupun berbayar.

“Dimulainya booster pada 12 Januari 2022 sekaligus keduanya (gratis dan berbayar, red.),” katanya.

Nadia mengatakan vaksinasi penguat secara gratis melalui subsidi pemerintah diberikan kepada masyarakat Penerima Bantuan Iuran (PBI), khususnya kalangan lansia.

Baca juga
Awas, Kasus Omicron di Indonesia Bertambah Jadi 46 Kasus

“Yang pasti target pemerintah adalah vaksinasi kepada lansia sebagai kelompok yang rentan masuk rumah sakit saat terpapar dan juga bergejala berat, bahkan meninggal,” katanya.

Tinggalkan Komentar