Senin, 15 Agustus 2022
17 Muharram 1444

Satu Anggota KKB Ditangkap Usai Baku Tembak di Yapen

Selasa, 14 Des 2021 - 22:34 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Img 20211214 Wa0035 1 - inilah.com
Img 20211214 Wa0035 1

Tim gabungan TNI-Polri menangkap seorang pemuda bernama Adi Rawai (27), diduga terlibat anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Kapulauan Yapen, Papua.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menyebutkan, penangkapan tersebut dilakukan setelah terjadi baku tembak antara KKB dengan anggota di atas Gunung Impura, Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo, Kabupatan Kapulauan Yapen, Papua.

“Saat tim melakukan patroli, tim ditembaki sebanyak dua kali oleh KKB, sehingga tim membalas tebakan tersebut,” kata Kamal dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (14/12/2021).

Kamal menjelaskan, hasil penyelidikan personel gabungan TNI-Polri diketahui terjadi pergerakan militansi KKB di Kampung Tua, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dari hasil penyelidikan tersebut, dilakukan pencegahan dengan melakukan patroli gabungan TNI-Polri, personel Kodim 1709 Yawa dan Polres Kebupaten Kepulauan Yapen pada tanggal 8-9 Desember 2021.

Baca juga
Polda Papua Barat Tetapkan 11 DPO Militan di Maybrat

Saat melakukan patroli itulah, KKB melakukan tembakan ke arah tim gabungan. Setelah dilakukan tembakan balasan, KKB melarikan diri ke hutan kemudian tim melanjutkan patroli menuju puncak gunung.

Sesampainya di tempat kejadian, tim mendapatkan satu pelaku atas nama Adi Rawai. Kemudian melakukan penggeledahan di rumah/pondok yang dijadikan markas komando.

“Dari penggeledahan itu didapati beberapa barang bukti yang disita,” kata Kamal, yang juga Kabid Humas Polda Papua itu pula.

Adapun sejumlah barang bukti turut diamankan dalam penangkapan ini, yakni satu gergaji, satu badik, satu sangkur, tiga parang, satu senjata rakitan, satu baret warna merah, satu celana PDL loreng, satu baju PDL loreng, satu kaos loreng lengan panjang.

Baca juga
1.200 Personel Dikirim ke Titik Rawan Bencana di Bandung

Kemudian, satu kemeja tactical berbendera Bintang Kejora, satu celana jins warna hitam, satu kopel berdrahrim, satu bendera Bintang Kejora ukuran kecil, satu ikat kepala berbendera Bintang Kejora, satu tali kur warna hijau.

Selanjutnya, satu pin bergambar burung, satu buku kecil “Orasisuei”, satu buku tulis, satu buku referendum, satu kartu iuran keluarga, satu buku bertulisan, dan satu penggaris kecil.

Kamal mengatakan saat ini pelaku dalam pemeriksaan intensif Penyidik Satuan Reskrim Polres Kepulauan Yapen.

“Tidak ada korban jiwa dalam kontak tembak tersebut. Personel gabungan TNI Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang diketahui berinisial HM, PM dan YR,” kata Kamal.

Baca juga
Ini Daftar Kejahatan Demius Magayang, Pentolan KKB Yahukimo

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan kasus makar dengan dasar LP /176/XII/2021/SPKT I/RES YAPEN tanggal 9 Desember 2021.

Adapun pasal yang disangkakan Pasal 106 KUHP jo Pasal 55 KUHP ayat 1 ke-1 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

“Pelaku terancam hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun,” kata Kamal pula.

Tinggalkan Komentar