Satu Keluarga di Banjarmasin Tewas, Susi Pudjiastuti Minta Maaf

Satu Keluarga di Banjarmasin Tewas, Susi Pudjiastuti Minta Maaf - inilah.com
Susi Pudjiastuti

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merasa ikut bersalah setelah mendengar adanya berita satu keluarga yang meninggal dunia ditemukan di bawah tumpukan baju.

Peristiwa ini terjadi di Banjarmasin, Kalimantan Timur pada Jumat (10/9/2021). Satu keluarga itu terdiri dari ayah, ibu, dan seorang balita yang memang tinggal di sebuah gudang pakaian.

“Ya Allah, muliakan mereka di sisiMu. Maafkan kami hambaMu yang teledor tidak bisa menjaga mereka,” cuit Susi melalui akun Twitter miliknya.

Ini merupakan bentuk keprihatinan dari seorang Susi Pudjiastuti terhadap orang-orang kecil atau yang tingkat perekonomiannya menengah ke bawah.

Baca juga  Cara Menteri Promosi Produk Dalam Negeri, Garam Sumenep Harus Saingi Garam Himalaya

Diketahui, Susi merupakan sosok paling berpengaruh di Twitter tahun 2021 ini, tepatnya pada peringatan Hari Kartini.

Dari cuitannya tersebut, sejumlah warga pun ikut mengomentari terkait peristiwa tewasnya satu keluarga di Banjarmasin.

“Buat pengusaha, mohon perhatikan keselamatan kerja. Safety first buat UMKM,” tulis @ardjoe0704.

“Bu Susi @susipudjiastuti yang murah hati dan bijaksana. Bilang ke Jokowi untuk fokus pada janji politik menyediakan lapangan kerja, untuk mensejahterakan rakyat,” tulis @yunfazri

Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak ditemukan tewas tertimbun lusinan pakaian di Kota Banjarmasin yakni Ahmad Saubari (42), Siti Khadijah (33), dan anaknya berinisial SF (6).

Baca juga  2100 Produk Halal Indonesia Siap Menembus Pasar Domestik dan Global

Mereka ditemukan tewas tertimbun ratusan lusin pakaian di rumah yang dijadikan gudang tempat mereka bekerja di Jl Ratu Zaleha, Gang Ki Hajar Dewantara II RT 19 Kelurahan Karang Mekar, Kota Banjarmasin.

Saat pihak kepolisian hendak melakukan otopsi, pihak keluarga menolak dan meminta untuk segera dimakamkan di kampung halamannya, yakni di Kabupaten Tanah Laut.

Polisi hanya melakukan visum dan dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh para korban.

Tinggalkan Komentar