Sabtu, 21 Mei 2022
20 Syawal 1443

SBI Mulai Garap Proyek Pengembangan Dermaga dan Pelabuhan Tuban

SBI Mulai Garap Proyek Pengembangan Dermaga dan Pelabuhan Tuban

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), unit usaha dari PT Semen Indonesia (Persero/SIG) Tbk, memulai pembangunan Dermaga dan Pelabuhan Tuban, Jawa Timur.

Pengembangan pelabuhan Terminal Khusus di Tuban ini, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negeri dalam hal ekspor semen dan clinker. Peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan proyek dilakukan Jum’at (28/01/2022) oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky; Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan Usaha SIG, Aulia Mulki Oemar; Direktur Operasi SIG, Yosviandri, Plt Direktur Utama SBI, Lilik Unggul Raharjo; Direktur Offtake and Partnership SBI, Yasuhide Abe; serta Direktur Operasi II PT Hutama Karya (Persero), Ferry Febrianto.

Proyek dengan investasi sebesar Rp1,4 triliun ini, meliputi, peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 DWT menjadi 50.000 DWT. Penambahan kapasitas pada Terminal Khusus dilakukan dengan membangun trestle jetty dan jetty platform baru dari jetty existing. Selain peningkatan kapasitas pada terminal khusus, guna menunjang kebutuhan operasi di pabrik, maka dilakukan pembangunan sarana pabrik berupa fasilitas blending silo system kapasitas 8.000 ton, clinker silo system kapasitas 15.000 ton, dan cement silo system kapasitas 2 x 18.000 ton serta alat transportasi berupa tube conveyor beserta sarana pendukungnya, yang berfungsi mengirim semen curah dari silo menuju ke kapal.

Baca juga
Penumpang Antre Panjang di Bandara Juanda, Citilink Bantah Karyawannya Mogok

Lilik mengatakan, proyek pengembangan dermaga dan sarana produksi semen di Tuban merupakan salah satu realisasi kerja sama strategis antara SBI dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC) yang mulai resmi berjalan sejak 4 Agustus 2021. Proyek pengembangan dermaga ini direncanakan untuk mampu memenuhi permintaan pasar ekspor hingga 500 ribu ton semen per tahun.

“Pengembangan dermaga ini melengkapi kemampuan pabrik Tuban untuk memperluas jangkauan pasar ekspor dalam sinergi bersama SIG dan TCC. Kami juga akan memiliki sarana transportasi untuk mengirim semen curah dari silo langsung menuju ke kapal,” tutur Lilik.

Pengembangan dermaga dan sarana produksi & transportasi yang direncanakan akan memakan waktu selama dua tahun ini, menjadi langkah strategis SBI untuk berkontribusi pada akselerasi perwujudan visi SIG menjadi penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional, melalui optimalisasi utilisasi aset-aset perusahaan dan peningkatan arus kas dan profitabilitas.

Baca juga
Perkembangan Pasar Keuangan Terkini yang Perlu Dicermati Investor

Sementara, Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan Usaha SIG, Aulia Mulki Oemar menyampaikan, pengembangan dermaga dan sarana produksi merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menyediakan produk untuk ekspor. “Pembangunan ini memiliki banyak aspek, tidak hanya komitmen perusahaan kepada investor, tetapi juga bagian dari komitmen negara yang memberikan kenyamanan kepada investor asing untuk berinvestasi di Indonesia,” ujar Aulia.

Menurutnya, kerja sama ini, merupakan salah satu bentuk sinergi BUMN antara SIG dan Hutama Karya yang menjadi amanah Kementerian BUMN. “Semoga proyek ini juga dapat memberikan kebaikan bagi masyarakat Kabupaten Tuban serta Indonesia pada umumnya,” tambah Aulia.

Tinggalkan Komentar