Senin, 26 September 2022
30 Safar 1444

Sebelum ke Korsel, Mega Sempat Bertemu Jokowi

Senin, 09 Mei 2022 - 10:25 WIB
Img 20220508 Wa0022 - inilah.com
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, saat tiba di Seoul, Korea Selatan, Minggu (8/5/2022) waktu setempat. Megawati direncanakan akan menghadiri pelantikan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, dan menerima penganugerahan gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA). Foto: Antara/PDIP

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri tengah berada di Korea Selatan (Korsel) untuk menghadiri pelantikan Presiden Yoon Suk Yeol. Mega tiba di Seoul pada Minggu (8/5/2022) dan sehari sebelumnya sempat bertemu Presiden Jokowi di Teuku Umar.

Melalui laman instagram pribadinya, Puan Maharani mengungkapkan, pertemuan Mega dengan Jokowi untuk membahas hal-hal strategis. “Silaturahim Ibu Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi membahas hal-hal strategis bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” tulis Puan, tanpa menjelaskan spesifik hal-hal strategis yang dimaksud.

Selama Lebaran, Mega sempat menerima silaturahmi sejumlah tokoh termasuk Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Namun pertemuan tersebut dianggap hanya sebatas silaturahmi dan membahas hal-hal ringan.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, undangan khusus kepada Mega untuk menghadiri pelantikan Presiden Yoon Suk Yeol, yang diagendakan digelar pada Selasa (10/5/2022) pukul 10.30 waktu setempat merupakan suatu kehormatan. Hal ini menandakan pula Mega mendapat tempat istimewa bagi Korsel.

Baca juga
Akses 5G Korea Selatan Tercepat di Dunia, Indonesia Jauh Tertinggal

“Ibu Mega pernah jadi utusan khusus presiden Korea Selatan untuk ke Korea Utara dalam menjalankan diplomasi perdamaian. Karena pada dasarnya Korea ini kan satu bangsa dua negara hanya karena perbedaan ideologi akibat perang dingin, kemudian terpecah jadi dua negara, sehingga proses reunifikasi Korea harus terus menerus dijalankan dengan cara damai dan dialog,” kata Hasto.

Selain menghadiri pelantikan Presiden Yoon Suk Yeol, Mega bakal menerima anugerah profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA). SIA merupakan lembaga pendidikan yang sudah berdiri lebih dari 60 tahun dan melahirkan seniman Korea.

Hasto menilai, gelar profesor yang diberikan SIA menunjukkan kontribusi serta komitmen Mega pada bidang kemanusiaan khususnya dalam memperjuangkan perdamaian di Semenanjung Korea, serta perhatiannya yang begitu besar terhadap demokrasi, lingkungan dan kebudayaan.

Baca juga
Cuitan Menohok Rizal Ramli untuk Program BLT Minyak Goreng Jokowi

Selain itu, Hasto juga mengungkapkan, kegiatan ini merupakan agenda yang dilakukan Mega keluar negeri dalam dua tahun terakhir.

“Setelah dua tahun masa pandemi, ini baru pertama kali bagi Ibu Megawati keluar dan naik pesawat. Baru ini setelah pandemi. Selama pandemi, belum pernah Ibu Mega naik pesawat keluar negeri. Bahkan selama pandemi, Ibu Megawati juga tidak pernah ke Bali,” ujarnya.

Mega datang ke Korsel didampingi sejumlah elite PDIP serta staf pribadi. Bendum PDIP Olly Dondokambey, dan Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Kelautan, Perikanan, dan Nelayan, Rokhmin Dahuri turut mendampingi Mega.

Tinggalkan Komentar