Selasa, 28 Juni 2022
28 Dzul Qa'dah 1443

Sebelum Lantik Zulhas-Hadi, Jokowi Makan Siang dengan Ketum Parpol Koalisi

Rabu, 15 Jun 2022 - 17:15 WIB
7ab37e36 Af95 48a3 B8ab F4f86823c6cd - inilah.com
Presiden Jokowi bersama para ketum parpol koalisi pendukung pemerintah berkumpul di Istana Negara, Rabu (15/6/2022), sebelum melantik Ketum PAN Zulkifli Hasan dan eks Panglima TNI Hadi Tjahjanto menjadi anggota kabinet. Foto: Istimewa

Presiden Jokowi sempat mengundang para ketum parpol koalisi pendukung pemerintah untuk makan bersama di Istana Negara, Rabu (15/6/2022), sebelum melantik Ketum PAN Zulkifli Hasan  (Zulhas) menjabat Menteri Perdagangan (Mendag) dan Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN. Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruangan yang belum pernah digunakan Jokowi untuk menyambut siapapun.

Seskab Pramono Anung menyebutkan, pertemuan tersebut sengaja digelar di ruang privasi presiden karena Jokowi secara formal bakal melantik ketum parpol yang masuk kabinet. “Kebetulan hari ini ada ketum baru (masuk kabinet), secara formal dikukuhkan,” kata Pramono Anung, yang turut mendampingi Jokowi menjamu makan siang para ketum koalisi, di Istana Kepresidenan.

Para ketua umum parpol yang makan siang bersama dengan Presiden Jokowi adalah Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum DPP PAN Zulhas, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa.

Baca juga
Presiden Jokowi Sampaikan Enam Fokus APBN 2022

“Makan siang, di tempat baru yang belum pernah dipakai oleh presiden untuk menyambut siapa pun, karena memang ini ruang privat presiden dan disebut dengan Presidential Lounge, maka yang pertama diundang sebagai tamu-tamu adalah ketua-ketua umum partai,” ujar Pram.

Ad453938 56d0 4812 Bacd 8051763ddceb - inilah.com
Presiden Jokowi menjamu makan siang para ketum parpol koalisi pendukung pemerintah di Istana, Rabu (15/6/2022), sebelum melantik dua menteri baru. Foto: Istimewa

Pada kesempatan tersebut, Pram juga menepis anggapan alotnya lobi-lobi politik menjadi penyebab lambannya Jokowi merombak kabinet. Sebab isu ini sudah beberapa kali muncul dan tenggelam.

“Enggak ada (lobi alot), yang membuat spekulasi ini kan teman-teman saja,” ujarnya.

Selain melantik Zulhas menjabat Mendag menggantikan M Lutfi dan eks Panglima TNI Hadi TJahjanto menjabat Menteri ATR/BPN menggantikan Sofyan Djalil, Jokowi turut melantik tiga orang wakil menteri (wamen) yang dikukuhkan melalui Keputusan Presiden Nomor 24/M Tahun 2022. Para wamen tersebut yaitu Raja Juli Antoni sebagai Wamenteri ATR/BPN menggantikan Surya Tjandra, John Wempi Watipo sebagai Wamendagri, dan Afriansyah Noor sebagai Wamen Ketenagakerjaan.

Baca juga
Jokowi Minta Perubahan Status Pandemi tak Dilakukan Tergesa-gesa

Pram turut menepis adanya kabar keponakan Ketum Gerindra Prabowo Subianto yakni, Rahayu Sarawswati Djojohadikusumo sempat diplot menjabat Wamenkop UKM. “Enggak ada (pos lain),  yang membuat spekulasi kan ini teman-teman saja. Ada calon wamen UMKM, dari mana itu,” ujar eks Wakil Ketua DPR.

Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan, makan siang yang dilakukan Presiden Jokowi bersama elite parpol koalisi turut membahas konsolidasi politik. Khususnya dalam menghadapi tantangan global.

“Ini dibahas tentang tantangan di bidang energi, tantangan di bidang pangan,” kata Airlangga seusai pelantikan menteri.

Menko Perekonomian ini menyinggung, stabilitas politik merupakan kunci dalam menghadapi tantangan global yang dimaksud. “Jadi tantangannya tentu di berbagai sektor itu menjadi berat dan ini hanya bisa ditangani apabila secara politik stabil,” ungkapnya.

Baca juga
Foto: Zulkifli Hasan Nobar Film Cinta Subuh

 

​​​​​​​

Tinggalkan Komentar