Kamis, 19 Mei 2022
18 Syawal 1443

Sebelum Resmi Caplok Twitter, Elon Musk Sempat Bertemu Menko Luhut

Tim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk (Foto Anindya Bakrie.) - inilah.com
Tim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk (Foto Anindya Bakrie.)

Bos Tesla Elon Musk dinyatakan resmi membeli Twitter seharga US$44 miliar atau sekitar Rp637,1 triliun (US$1 sekitar Rp14.481) pada Senin (25/4/2022). Sebelum akuisisi ternyata Musk sempat bertemu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Pertemuan ini terungkap melalui unggahan Instagram milik Pandu Sjahrir, @pandusjahrir. Dalam unggahan Pandu yang juga merupakan keponakan Luhut itu tampak para pesohor lainnya seperti Anindya Bakrie. “Hari yang sangat beruntung buat saya bisa bertemu dengan Elon Musk di Austin, Texas,” tulis Pandu dalam captionnya Inilah.com kutip Senin (25/04/2022).

“Kami satu delegasi dipimpin pak @luhut.pandjaitan berbicara mengenai electric vehicle, renewable energy dan juga mengenai B20. Elon sangat semangat membicarakan Indonesia dan kemajuan industri Nickel dan Electric vehicle Di Indonesia. Semoga dengan pertemuan ini bisa membawa lebih banyak lagi investasi high technology ke Indonesia dan Indonesia bisa menjadi bagian penting dari supply chain Global Electric Vehicle industry,” sambung Pandu.

Baca juga
Foto: Potret Mobil Otonom nan Pintar Toyota e-Palette di GIIAS 2021

Pertemuan ini terkait pembahasan dari rencana Luhut masuk ekosistem kendaraan listrik memang bukan kabar baru. Sebelumnya, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) meluncurkan perusahaan bernama Electrum, perusahaan patungan bersama Gojek. Peluncuran ini terselenggara tahun lalu.

Menurutnya, Elon sangat bersemangat membicarakan Indonesia dan kemajuan industri nikel dan kendaraan listrik di Indonesia.

Dia berharap pertemuan ini bisa membawa lebih banyak lagi investasi high technology ke Indonesia dan Indonesia bisa menjadi bagian penting dari supply chain industri kendaraan listrik global.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Pandu Sjahrir (@pandusjahrir)

Tinggalkan Komentar