Sebelum Vaksin Kedua Terpapar Covid-19, Haruskah Diulang?

Sebelum Vaksin Kedua Terpapar Covid-19, Haruskah Diulang? - inilah.com

Vaksinasi Covid-19 menjadi sebuah program yang diyakini dapat mencegah penyebaran Covid-19. Program ini telah dilakukan di berbagai penjuru dunia untuk menghentikan kasus Covid-19

Di Indonesia, program vaksinasi Covid-19 masih terus digencarkan mulai dari lansia, remaja maupun pelajar usia 12-17 tahun. Bahkan vaksinasi Covid-19 saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat, terutama yang ingin melakukan perjalanan.

Karena untuk transportasi udara, pihak bandara mewajibkan setiap penumpangnya memiliki sertifikat vaksinasi Covid-19. Begitu juga dengan penumpang kereta api yang harus memiliki sertifikat vaksin.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksinasi, kini banyak lembaga serta instansi-instansi yang membuka layanan vaksinasi Covid-19. Sejatinya vaksinasi Covid-19 dilakukan dua kali dan penyuntikan dosis kedua dilakukan 30 hari setelah dosis pertama disuntikan.

Baca juga  Facebook Luncurkan Kacamata Pintar, Harga Rp4,3 Juta

Namun bagaimana jika masyarakat yang telah divaksinasi dosis pertama kemudian terpapar Covid-19 sebelum diberikan vaksinasi dosis kedua? Pertanyaan ini banyak muncul dalam percakapan masyarakat.

Pakar Imunologi Universitas Airlangga, Agung Dwi Wahyu Widodo menjelaskan setiap jenis vaksin memiliki aturan atau rekomendasi interval jarak pemberian antara vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua. Vaksin Sinovac memiliki interval 2 sampai 4 minggu antara dosis pertama dan kedua. “Untuk AstraZeneca 8-12 minggu antara dosis pertama dan kedua,” ujarnya.

Lalu bagaimana cara atau prosedur penjadwalan ulang untuk vaksin dosis kedua jika setelah dosis pertama terpapar Covid-19?

Jika seseorang ternyata positif Covid-19 setelah menerima vaksin dosis pertama, maka untuk vaksin dosis kedua harus menunggu tiga bulan setelah dinyatakan sembuh. Penyuntikan tidak perlu diulang mulai dari dosis pertama, tapi tetap dilanjutkan vaksinasi dosis kedua, dengan catatan orang tersebut dalam kondisi sehat dan sudah sembuh dari Covid-19.

Baca juga  DKI Yakin Paling Pertama Selesaikan Vaksinasi

Mengutip Instagram Jakarta Smart City @jscclab, peserta vaksin diharuskan mendaftar ulang, melalui  aplikasi JAKI. Caranya adalah,

– Klik banner “daftar vaksinasi”
– Masukkan nama dan NIK, lalu pilih “Periksa”
– Klik “Daftar Ulang Vaksinasi Kedua”
– Pilih jadwal dan lokasi vaksinasi serta informasi data diri yang dibutuhkan
– Isi pre-screening dan cetak kartu kendali

Atau vaksinasi dosis kedua bisa juga dilakukan dengan mendatangi puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan setempat. Penyintas Covid-19 perlu mendapatkan dosis kedua agar terlindungi dari penularan kembali Covid-19.

Tinggalkan Komentar