Kamis, 19 Mei 2022
18 Syawal 1443

Sebelum Wartawan Ditembak, Al Jazeera Beritakan Kekejaman Aparat Israel di Tepi Barat

Kekejaman Pasukan Israel - inilah.com
Kekejaman Pasukan Israel - ist

Wartawan Al Jazeera Shireen Abu Aqleh tewas ditembak pasukan Israel saat meliput operasi penyerbuan pasukan Israel di kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat, Rabu (11/5/2022) pagi.

Sebelum peristiwa itu terjadi, Al Jazeera sempat memberitakan kekejaman aparat Israel.

Dalam laporan kantor berita AFP, Rabu (11/5/2022), media Al Jazeera memberitakan kematian Abu Aqleh (51), seorang figur terkemuka.

Al Jazeera memberitakan pasukan Israel membunuh Abu Aqleh ‘dengan darah dingin’ ketika dia bekerja di wilayah Palestina.

“Dalam pembunuhan terang-terangan, melanggar hukum dan norma internasional, pasukan pendudukan Israel membunuh dengan darah dingin koresponden Al Jazeera di Palestina,” kata Al Jazeera dalam pernyataannya.

Baca juga
Karena Omicron, COVID-19 di Turki Melonjak 74 Ribu Kasus dalam Sehari

Al Jazeera kemudian menyerukan masyarakat internasional untuk meminta pertanggungjawaban pasukan Israel atas penargetan dan pembunuhan yang disengaja terhadap jurnalis tersebut.

Dalam insiden itu Shireen padahal sudah mengenakan rompi pers, namun tetap ditembaki oleh pasukan Israel.

Dalam foto yang diunggah  koresponden senior The National, Joyce Karam, Shireen tampak mengenakan rompi biru dengan warna putih tulisan ‘Press’.

Rompi pers berfungsi sebagai penanda kerja seorang jurnalis di lapangan. Jurnalis yang memakai rompi pers harus dilindungi dalam situasi apapun ketika meliput di lapangan.

Baca juga
China Protes Latihan Perang Indonesia dengan AS

Militer Israel mengkonfirmasi bahwa mereka telah melakukan operasi pada Rabu pagi di kamp pengungsi Jenin, basis kelompok-kelompok bersenjata Palestina di Tepi Barat bagian utara.

Tentara Israel menyalahkan beberapa serangan itu pada penduduk Jenin dan telah meningkatkan operasi di daerah itu dalam beberapa pekan terakhir.

Tak hanya Shireen, Kementerian Kesehatan Palestina juga melaporkan penembakan terhadap seorang wartawan Palestina, Ali Samoudi, terkena peluru tajam Israel. Beruntung jurnalis dari surat kabar Quds tersebut dilaporkan dalam kondisi stabil. [ikh]

Tinggalkan Komentar