Sabtu, 01 Oktober 2022
05 Rabi'ul Awwal 1444

Sebut Ferdy Sambo Psikopat, Pengacara Brigadir J: Abis Disiksa, Ditembak, Dibunuh

Senin, 15 Agu 2022 - 20:06 WIB
ferdy sambo inilah.com
Irjen Ferdy Sambo saat diperiksa Bareskrim Polri pada 4 Agustus 2022

Pengacara keluarga Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat menyebut mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo seperti seorang yang menderita gangguan kepribadian dan kerap berperilaku kasar atau psikopat.

Sebab, dia mengatakan, Ferdy Sambo tak segan untuk menembak dan membunuh Brigadir J. “Karena dia diduga menderita psikopat. (Brigadir J) abis disiksa, ditembak, dibunuh,” kata Kamaruddin, Senin (15/8/2022).

Menurutnya, tindakan Ferdy Sambo juga semakin diperuncing dengan dugaan Brigadir J yang mengantongi sejumlah rahasia milik Ferdy Sambo.

Lalu, ditambah dengan hasutan yang dilontarkan para ajudan Ferdy Sambo lainnya membuat suasana semakin memanas. Akhirnya, Brigadir J dijadikan kambing hitam.

Baca juga
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Klaim Bakal Objektif Dampingi Putri Candrawathi

“Ya diduga dia dapat informasi daripada ajudan ini. Maka dicarilah kambing hitam. Kambing hitamnya adalah almarhum, tahulah yang mengadu ini (siapa), disiksalah dia, potong-potong jari-jarinya, kakinya dihajar supaya dia mengaku,” tambahnya.

“Ajudan ini kan saling menghasut toh. Karena yang lebih dekat ke ibu adalah J, J ini dihasut oleh D atau skuad lama, ajudan yang senior-senior itu. Di antara (ajudan) yang 8 itu,” sambungnya.

Pun demikian, bila Ferdy Sambo taat dan patuh pada hukum, apalagi jabatannya sebagai Kadiv Propam yang mestinya menjadi contoh bagi anggota Polri. Ferdy Sambo, lanjutnya, tak perlu menghabisi secara tragis hingga Brigadir J meregang nyawa.

Baca juga
Kembali Berulah, KKB Bakar Rumah Warga di Kabupaten Puncak

Kemudian, ia juga merasa aneh dengan sikap Ferdy Sambo yang semula menduga adanya pelecehan di Magelang, namun tetap membiarkan Brigadir J mengawal istrinya, Putri Candrawathi hingga ke Jakarta.

Mestinya, Ferdy Sambo melaporkan kejadian dugaan pelecehan ke Propam Polda Jawa Tengah agar pelecehan diusut secara hukum dan disiplin keprofesian.

“Ya istrinya katanya sudah dilecehkan, sudah mau dibunuh di Magelang, tapi ngawalnya di Duren Tiga, kok masih dikawal sih, dia kan Kadiv Propam, harusnya kan perintahin Kabid Propam (Polda) Jawa Tengah dong, tangkap ini, kurung dia. Kan gitu kan harusnya. Tapi kok masih dikawal, masih jalan sama dari Magelang ke Jakarta,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar