Rabu, 06 Juli 2022
07 Dzul Hijjah 1443

Sekolah SMA 96 Ambruk: Lurah Sampai Walikota Kena Tegur, Polisi Terjunkan Pusbalfor

Kamis, 18 Nov 2021 - 12:31 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Img20211118111404 - inilah.com
Bangunan SMAN 96 Jakarta Ambruk

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menegur Walikota hingga Lurah, buntut robohnya bangunan SMAN 96 Jakarta, Rabu kemarin.

“Jadi seperti itu sudah Pak Wali, Camat, Lurah wali camat Lurah sudah menyikapinya dan ditegur dan sedang dicek kembali. Nanti akan dilihat sejauh mana dan ini sudah menjadi perhatian kami Pak Camat Lurah sudah menindaklanjuti ini,” kata Riza kepada wartawan.

Riza pun mengakui jika dirinya hingga kini belum mengetahui secara pasti penyebab robohnya bangunan sekolah tersebut. Dia pun masih menunggu hasil laporan dari pihak-pihak terkait untuk penyebab pastinya.”Nanti saya kira dinas terkait yang nanti akan mengecek nanti akan saya minta kepastian apa penyebab utamanya,” ujarnya.

Baca juga
Dewan Adat Dayak Kapuas Hulu Minta Polisi Tangkap Edy Mulyadi

Di sisi lain, Riza berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Karena robohnya bangunan sekolah bisa sangat berbahaya bagi anak-anak, mengingat tengah dimulainya secara bertahap pelajaran tatap muka di DKI Jakarta.”Ini penting sekali kami minta semua yang mengerjakan, para kontraktor, agar kerjakan sesuai dengan spek yang ada,” lanjut Politikus Gerindra tersebut.

Sementara itu, Penyidik Polres Metro Jakarta Barat memeriksa tujuh saksi terkait peristiwa Gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 96 Cengkareng.

Petugas Unit Kriminal Khusus Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat menelusuri unsur dugaan tindak pidana yang terjadi terkait gedung sekolah roboh tersebut.

Baca juga
Foto: Imbauan Bagi Pengendara Motor Agar tak Gunakan Sandal Jepit

“Kami sudah melakukan pemeriksaan saksi terkait kecelakaan kerja bangunan robohnya. Hari ini Puslabfor turun mau cek bangunan,” kata Kepala Unit Krimsus Satreskrimum Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Polisi Fahmi Fiandri saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Fahmi mengungkapkan penyidik memeriksa tujuh saksi yang terdiri dari petugas lapangan, seperti mandor dan pekerja bangunan. Namun, beberapa saksi yang menjadi korban belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan.

Penyidik masih fokus terhadap penyelidikan kecelakaan kerja dan belum mengarah kepada dugaan tindak korupsi pengadaan pembangunan gedung sekolah tersebut.

Sebelumnya, gedung SMAN 96 Cengkareng, Jakarta Barat, ambruk saat proses renovasi besar pada Rabu kemarin. Robohnya gedung tersebut mengakibatkan empat korban yang terdiri dari para pekerja bangunan.

Baca juga
Malak di Kawasan Sudirman, AS Tak Berkutik Saat Dijemput Polisi

Beberapa dari korban luka tersebut ada yang menderita patah kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Tinggalkan Komentar