Kamis, 07 Juli 2022
08 Dzul Hijjah 1443

Sekolah Tatap Muka, Bagaimana Pelajar yang Belum Vaksin?

Jumat, 20 Agu 2021 - 15:28 WIB
Penulis : Anton Hartono
Sekolah Tatap Muka, Bagaimana Pelajar yang Belum Vaksin? - inilah.com

Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pembelajaran tatap muka sudah bisa dilakukan, publik mempertanyakan bagaimana jika siswa yang belum disuntik vaksin, apakah diperbolehkan ikut sekolah tatap muka atau tidak? Pasalnya, pemerintah mengizinkan pembelajaran tatap muka dengan catatan seluruh siswa telah menjalani vaksinasi Covid-19.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memberikan penjelasan, pemerintah mengizinkan siswa yang belum divaksin untuk mengikuti pembelajaran tatap muka khususnya yang berada di wilayah PPKM Level 1-3.

“Bagi sekolah yang peserta didiknya belum mendapatkan giliran vaksinasi, sekolah di wilayah PPKM level 1-3 tetap dapat menyelenggarakan PTM terbatas dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” katanya.

Baca juga
Demi Sekolah Tatap Muka, Pelajar di Bogor Antusias Vaksinasi

Pembelajaran tatap muka diizinkan dengan catatan harus menjalani protokol kesehatan ketat dan maksimal kuota siswa di kelas hanya 50 persen. Meski diperbolehkan, namun Nadiem tetap menganjurkan pelajar yang sudah berusia di atas 12 tahun agar disuntik vaksin Covid-19.

Vaksin bagi pelajar dinilai sebagai hal yang penting, sebagai program percepatan yang diusung pemerintah untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 di Indonesia. Hal penting lainnya adalah peserta vaksin usia 12-17 tahun, harus dipastikan dalam keadaan sehat saat hendak divaksin.

Mekanisme pemberian vaksin Covid-19 bagi rentang usia pelajar yaitu,
1. Vaksinasi dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan atau di sekolah/madrasah/pesantren yang berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kanwil/Kantor Kemenag setempat. Hal ini untuk mempermudah pendataan dan pemantauan penyelenggaraan
2. Teknis skrining, pelaksanaan, dan observasi vaksinasi usia 12-17 tahun, sama dengan vaksinasi kelompok usia di atas 18 tahun
3. Menggunakan vaksin Sinovac dosis 0,5 ml sebanyak dua kali. Pemberian vaksin kedua dilakukan dengan jarak atau interval minimal 28 hari

Baca juga
Berburu Seragam Sekolah Jelang Penerapan PTM

Saat melakukan vaksin, ada beberapa syarat yang harus dibawa untuk pendataan, di antaranya:
1. Kartu keluarga atau dokumen lain yang mencantumkan nomor induk kependudukan (NIK)
2. Pencatatan di aplikasi PCare dimasukkan dalam kelompok remaja.

Tinggalkan Komentar

×