Rabu, 25 Mei 2022
24 Syawal 1443

Sekretaris DPC Demokrat Mangkir Panggilan KPK

Plt Juru Bicara Kpk Ali Fikri - inilah.com
Sekretaris DPC Demokrat Mangkir

Sekretaris DPC Partai Demokrat Balikpapan, Syamsudin mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Syamsuddin sedianya akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap proyek dan perizinan yang menjerat Bupati nonaktif Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas’ud pada Jumat (21/1/2022).

Berdasarkan informasi, Syamsuddin saat ini sedang menjalani hukuman pidana.”Dijadwal ulang,” kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri, Senin (24/1/2022).

Meski demikian, Ali belum dapat menyampaikan secara pasti kapan penjadwalan ulang pemeriksaan Syamsuddin alias Aco tersebut.

Pemeriksaan terhadap Syamsuddin berkaitan dengan posisi Abdul Gafur selaku Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan. Dalam kasus suap ini, KPK juga telah menjerat Bendahara DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis lantaran diduga menerima, menyimpan dan mengelola uang suap Abdul Gafur untuk memenuhi keperluan pribadi sang bupati.

Baca juga
Oded M Danial Meninggal Dunia, Sebelumnya Sempat Unggah Perkembangan Kasus COVID-19 di Bandung

KPK memastikan akan mendalami adanya dugaan uang suap yang diterima Abdul Gafur Mas’ud untuk pemilihan ketua DPD Partai Demokrat Kaltim.

“Soal peruntukkan dugaan uang yang diterima tersangka untuk apa, apakah ada kaitannya dengan agenda pemilihan ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur, KPK saat ini masih akan terus melakukan pemeriksaan dan mengembangkannya,” kata Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (16/1/2022).

KPK menetapkan Abdul Gafur Mas’ud sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek dan perizinan di Pemkab Penajam Paser Utara, Kamis (13/1/2022). Tak hanya Abdul Gafur, KPK juga menjerat lima orang lainnya sebagai tersangka kasus ini.

Baca juga
PT Kino Indonesia Beri Bantuan Generator Oksigen untuk RS Raden Said Sukanto

Penetapan tersangka ini dilakukan KPK setelah memeriksa intensif Abdul Gafur dan 10 orang lainnya.

Kelima tersangka lainnya kasus ini, yakni Achmad Zuhdi alias Yudi yang merupakan pihak swasta; Plt Sekda Penajam Paser Utara, Muliadi; Kadis PUTR Penajam Paser Utara, Edi Hasmoro; Kabid Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Jusman; serta Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan, Nur Afifah Balqis.

Tinggalkan Komentar