Minggu, 04 Desember 2022
10 Jumadil Awwal 1444

Sektor Energi dan Teknologi Bikin Wall Street Naik Empat Hari Beruntun

Selasa, 13 Sep 2022 - 08:44 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Sektor Energi dan Teknologi Bikin Wall Street Naik Empat Hari Beruntun - inilah.com
(Foto: iStockphoto.com)

Menjelang laporan data inflasi Amerika Serikat (AS), saham-saham di Wall Street menguat pada akhir perdagangan Senin atau Selasa (13/9/2022) pagi WIB. Ini memperpanjang kenaikan untuk hari keempat berturut-turut.

Itu terjadi lantaran saham-saham di sektor energi dan teknologi memimpin pasar secara luas di level yang lebih tinggi. Lihat saja, Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 229,63 poin atau 0,71 persen, menjadi menetap di 32.381,34 poin.

Begitu juga dengan indeks S&P 500 terangkat 43,05 poin atau 1,06 persen, menjadi berakhir di 4.110,41 poin. Indeks Komposit Nasdaq terdongkrak 154,10 poin atau 1,27 persen, menjadi ditutup di 12.266,41 poin.

Baca juga
BPS: Perang Rusia dan Ukraina Picu Inflasi Tinggi Dunia

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di wilayah positif, dengan sektor energi dan teknologi masing-masing terangkat 1,81 persen dan 1,63 persen, memimpin kenaikan.

Wall Street terus mengevaluasi keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan datang. Ekspektasi pasar meningkat bahwa bank sentral AS kemungkinan akan memilih kenaikan suku bunga 75 basis poin ketiga berturut-turut pada pertemuannya akhir bulan ini.

Pekan lalu, Ketua Fed Jerome Powell menegaskan kembali komitmen Fed untuk memerangi inflasi dan tidak akan berhenti sampai pekerjaan selesai.

Investor juga menunggu serangkaian sorotan ekonomi, termasuk indeks harga konsumen AS Agustus pada Selasa waktu setempat, indeks harga produsen pada Rabu (14/9), dan data penjualan ritel pada Kamis (15/9).

Baca juga
Optimisme Pemulihan Ekonomi Global Turut Kokohkan Posisi Rupiah

Indeks harga konsumen (IHK) diharapkan dirilis sebelum bel pembukaan Selasa, adalah acara utama minggu ini, dan akan diteliti untuk tanda-tanda mengenai jumlah dan ukuran kenaikan suku bunga di masa depan dari Fed.

“IHK diperkirakan akan melihat sedikit penurunan,” kata Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth di Fairfield, Connecticut seperti dikutip Reuters. “Pasar berharap bahwa berita itu diterjemahkan ke dalam kenaikan suku bunga yang lebih kecil setelah pertemuan FOMC September.”

Pada Kamis (8/9), Ketua Fed Jerome Powell menegaskan bank sentral tetap “berkomitmen kuat” untuk mengatasi inflasi yang tinggi selama beberapa dekade, dan akan “terus melakukannya sampai pekerjaan selesai.”

Baca juga
Rupiah Loyo Gara-gara Ekspektasi Kenaikan Bunga Fed 100 Basis Poin

Untuk pekan yang berakhir Jumat (9/9), indeks Dow naik 2,7 persen, S&P 500 naik 3,6 persen dan Nasdaq naik 4,1 persen.

Tinggalkan Komentar