Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

Selain Bahas Ancaman Korut, Biden Bakal Kunjungi Pabrik Samsung di Korea

Jumat, 20 Mei 2022 - 14:18 WIB
Joe Biden Korea Samsung Hyundai - inilah.com
Presiden Amerika Serikat Joe Biden - ist

Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan mendarat di Korea Selatan pada Jumat (20/5/2022) malam waktu setempat. Dia dijadwalkan bertemu dengan Presiden baru Korsel, Yoon Suk-yeol.

Melansir Reuters, agenda awal keduanya yaitu akan mengunjungi pabrik Samsung Electronics.

“Saya pikir (kunjungan Biden) akan menjadi kesempatan bagi aliansi Korea-AS untuk menjadi lebih kuat dan lebih inklusif karena ada banyak perubahan yang terjadi di komunitas internasional,” kata Yoon kepada wartawan.

Setelah mengunjungi pabrik Samsung, salah satu agenda utama pertemuan keduanya yaitu, terkait Korea Utara.

Pemimpin Korut Kim Jong Un mengabaikan pembekuan pengujian rudal balistik antarbenua dan tampak siap melanjutkan pengujian bom nuklir. Kemungkina Kim Jon Un akan melakukan uji nuklir saat Biden berada di Korea Selatan.

Baca juga
Masa Pandemi, Rolls-Royce Malah Catat Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah Berdiri

“Kami siap untuk kemungkinan itu,” kata penasihat keamanan nasional Biden Jake Sullivan.

Amerika Serikat telah memberi tahu sekutu dan China bahwa provokasi semacam itu selama kunjungan AS akan menyebabkan penyesuaian pada cara penempatan militer kami di kawasan itu.

Yoon telah mengisyaratkan bahwa dia akan mengambil sikap yang lebih keras terhadap Korea Utara daripada pendahulunya.

Yoon telah memperingatkan serangan pendahuluan jika ada tanda-tanda serangan akan segera terjadi. Ia berjanji untuk memperkuat kemampuan persenjataan Korea Selatan.

Korea Utara telah mengungkapkan wabah COVID-19 dalam seminggu terakhir, tapi mengabaikan seruan untuk kembali berdiplomasi.

Washington mengatakan terbuka untuk pembicaraan langsung kapan saja dengan Kim, tapi belum secara terbuka menawarkan ide-ide baru tentang bagaimana membujuk pemimpin negara itu kembali berunding.

Baca juga
Muhammadiyah Minta Wacana Menunda Pemilu 2024 Diakhiri

Biden memutuskan tidak berkunjung ke zona demiliterisasi yang dijaga ketat yang memisahkan Korea Selatan dari Korea Utara.

Selain Korea Utara, melawan kehadiran China di kawasan itu jugaa menjadi agenda Biden dalam kunjungan tersebut. Namun Korea Selatan kemungkinan akan berhati-hati mengingat Beijing adalah mitra dagang utama Seoul.

Korea Selatan juga diperkirakan menjadi salah satu anggota perdana Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF) Biden, yang akan diumumkan selama lawatannya.

Kerangka tersebut akan menetapkan standar tenaga kerja, lingkungan, dan rantai pasokan.

Ketika ditanya tentang penentangan Beijing terhadap IPEF, Yoon mengatakan bahwa bergabung dengan kerangka kerja itu tidak harus bertentangan dengan hubungan ekonomi Korea Selatan dengan China.

Baca juga
China Minta Indonesia Hentikan Pengeboran Migas dan Latihan Militer di Laut Cina Selatan

“Tidak perlu melihatnya sebagai kalah atau menang,” katanya.

Disaat bersamaan, Hyundai Motor Co selaku perusaan otomotif asal Korea Selatan, telah merealisasikan rencana membangun pabrik manufaktur kendaraan listrik baru di Amerika Serikat, dan pengumuman pembangunan pabrik itu kemungkinan bertepatan dengan kunjungan Biden.

Tinggalkan Komentar