Jumat, 30 September 2022
04 Rabi'ul Awwal 1444

Seloroh Gede Pasek Soal PKN: Pilotnya Berpengalaman!

Selasa, 02 Agu 2022 - 15:17 WIB
1659423741902 - inilah.com
Pengurus Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) saat mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 di Gedung KPU RI, Jakarta, Selasa (2/4/2022). Foto: Inilah.com/Safarian Shah

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), I Gede Pasek Suardika mengakui partainya masih baru untuk bersaing dan berkompetisi dalam perhelatan Pemilu 2024. Namun, ia berseloroh partai tersebut digawangi “pilot” berpengalaman dalam mengurus partai politik.

“Kami siap mendaftarkan diri sebagai partai politik peserta pemilu. Kami mendaftarkan 34 provinsi 100 persen dan semangat pimpinan daerah, pimpinan nasional,” kata Pasek saat mendaftarkan PKN di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2022).

PKN merupakan parpol yang didirikan loyalis eks Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang terseret kasus proyek P3SON Hambalang. I Gede Pasek Suardika termasuk salah satu loyalis Anas Urbaningrum.

Dalam menyusun berkas pendaftaran, Pasek mengatakan, pihaknya telah meminta pimpinan nasional PKN untuk mengurus persyaratan administrasi. Lalu, pimpinan daerah PKN mengurus verifikasi faktual.

Baca juga
MKD Proses Laporan Benny Harman Aniaya Pegawai Restoran di Labuan Bajo

“Kami bagi dua, ada unsur pimpinan nasional dan pimpinan daerah karena ini jiwanya gotong royong. Jadi ada daerah dan pusat, kami urus administrasi dan daerah faktualnya,” terang Pasek.

Di sisi lain, Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU, sambung mantan politikus Partai Demokrat dan Hanura itu, membuat parpol melakukan modernisasi sekaligus digitalisasi dalam menata administrasinya.

Sehingga, ada perubahan tata kelola administrasi yang menjadi indikator institusi parpol mengedepankan keterbukaan.

“Dengan Sipol ini kami dipaksa jadi partai modern. Dari situ kami bekerja. Setelah kami audiensi pertama kali ke KPU dulu dengan komisioner yang lama dan kami merasa terpandu (oleh Sipol),” jelas Pasek.

Baca juga
Jelang Tahun Politik, Petinggi Parpol Kumpul di KPK

“Berkat sistem sipol itu kami sebagai partai baru merasa dipandu betul, paradigma politik yang kami tekuni karena orang politik tidak suka ngurus kertas tapi kalo diskusi kopi ayo sampai tengah malem,” imbuh Pasek.

Tinggalkan Komentar