Jumat, 19 Agustus 2022
21 Muharram 1444

Sembilan Anggota Polisi Lamongan Diperiksa Propam Lantaran Salah Tangkap

Jumat, 14 Jan 2022 - 23:03 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Kapolres Lamongan Meminta Maaf Atas Insiden Salah Tangkap - inilah.com
Kapolres Lamongan Meminta Maaf Atas Insiden Salah Tangkap

Sebanyak sembilan anggota polisi Polres Lamongan menjalani pemeriksaan intensif di Propam Polda Jatim.

Musababnya, sembilan polisi Polres Lamongan dan jajarannya terlibat aksi salah tangkap terhadap Andrianto (63), warga jalan Pattimura, Bojonegoro, Jawa Timur.

Peristiwa salah tangkap ini baru ramai belakangan setelah video rekaman detik-detik penangkapan dan penganiayaan terhadap Andrianto viral di media sosial.

Padahal, pada saat itu korban tengah dalam masa duka karena mengantar pulang jenazah anak perempuannya dari Rumah Sakit Surabaya. Korban dituding sebagai pelaku narkoba, dan mobil pengiring jenazah dibawa ke Mapolsek Babat.

Setelah adanya insiden salah tangkap tersebut, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menyampaikan klarifikasi.

Baca juga
Kasat Intel Polres Jakpus Kena Bogem Mahasiswa Papua hingga Masuk Rumah Sakit

“Pada pagi hari ini kita gelar Klarifikasi terkait dengan kejadian tanggal 28 Desember 2021 di wilayah kecamatan babat, yang dapat kami sampaikan adalah sebagai berikut bahwa memang benar pada tanggal 28 Desember kami Polres Lamongan melaksanakan serangkaian tindakan Kepolisian yang kebetulan menimpa Bapak Satria dan Bapak Andrianto yang pada saat itu sedang dalam suasana duka,” tutur Miko Indrayana, Kamis (13/1/2022).

Akan tetapi, terjadi salah paham antara anggota Polisi di lapangan dengan pihak keluarga.”Setelah mengetahui bahwa keluarga membawa jenazah, Anggota mempersilahkan untuk rombongan melanjutkan perjalanan ke Bojonegoro,” ujar Miko Indrayana.

“Oleh karena itu saya selaku Pimpinan dari Polres Lamongan kami sowan dan silaturahmi kepada keluarga beliau, kami sampaikan permohonan maaf apabila terdapat perbuatan atau tingkah laku anggota kami yang tidak tepat atau berlebihan pada tanggal 28 Desember tersebut,” kata Miko.

Baca juga
Tenggak Miras, Modal Pelaku Nekat Begal Anggota TNI

Dia pun mengatakan bahwa pihak korban sudah memaafkan kesalahpahaman yang terjadi.”Alhamdulillah Pihak keluarga juga sudah memaafkan atas kesalahpahaman tersebut,” ucap Miko Indrayana.

Tinggalkan Komentar