Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Sembunyi di Roda Pesawat Belasan Jam, Penumpang Gelap Ditemukan Selamat

Pesawat Penumpang Gelap
(ilustrasi)

Penerbangan antarbenua itu memakan waktu sekitar 11 jam. Pesawat kargo yang ditumpangi penumpang gelap itu sempat berhenti di Nairobi, Kenya.

Penumpang gelap menghadapi risiko besar dan diyakini sulit bertahan hidup jika bersembunyi di bagian roda pesawat. Alasannya, dia akan menghadapi udara yang sangat dingin dan kadar oksigen rendah di ketinggian.

“Pria itu ditemukan dalam keadaan hidup di bagian roda hidung pesawat dan dibawa ke rumah sakit dalam kondisi stabil,” kata juru bicara Polisi Militer Kerajaan Belanda, Joanna Helmons, kepada kantor berita AFP.

“Sangat luar biasa bahwa pria itu masih hidup,” katanya.

Baca juga
Afsel Kemungkinan Memasuki Gelombang Kelima COVID-19

Usia dan kewarganegaraan penumpang gelap itu belum diumumkan kepada publik.

Menurut lembaga penyiaran Belanda, NOS, suhu tubuh pria itu meningkat saat ditemukan. Namun saat ambulans tiba, dia dapat menjawab sejumlah pertanyaan dasar.

Seorang juru bicara maskapai kargo Cargolux mengkonfirmasi kepada Reuters bahwa penumpang gelap itu berada dalam pesawat yang dioperasikan Cargolux Italia.

Menurut data penerbangan, satu-satunya penerbangan kargo Cargolux dari Johannesburg (Afrika Selatan) ke Bandara Schiphol (Belanda) pada hari Minggu (23/1/2022) juga berhenti di Nairobi (Kenya). Belum jelas apakah pria itu naik pesawat di Afrika Selatan atau Kenya.

Kepolisian Belanda menyatakan menemukan seorang penumpang gelap yang bersembunyi di dalam roda pesawat pada penerbangan dari Johannesburg, Afrika Selatan menuju Amsterdam.

Baca juga
AKBP M yang Jadikan Siswi SMP Budak Seks Bakal Dipecat

 

Tinggalkan Komentar