Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

Sentimen Positif dari Alibaba Siap Menjalar ke Bursa Saham RI

Jumat, 27 Mei 2022 - 09:09 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Sentimen Positif dari Alibaba Siap Menjalar ke Bursa Saham RI - inilah.com
Foto: Inilah.com/Ahmad Munjin

Secara teknikal, status Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menunjukkan posisi netral. Namun, positifnya kinerja Alibaba dapat menjadi katalis positif bursa regional dan berimbas baik bagi indeks saham di Tanah Air. Beberapa saham mendapat rekomendasi beli. Apa saja?

Hendry Andrean, analis riset OCBC Sekuritas mengatakan, saham-saham di Asia-Pasifik terlihat bersiap untuk memulai perdagangan Jumat (27/5/2022) pada level yang lebih tinggi.

“Investor memantau saham Alibaba di Hong Kong setelah raksasa teknologi China itu membukukan laba kuartal keempat 2021 yang lebih baik dari perkiraan pada hari Kamis,” katanya dalam ulasan yang rilis di Jakarta, Jumat (27/5/2022) pagi.

Raksasa teknologi China, Alibaba kemarin melaporkan pendapatan kuartal keempat sebesar 7,95 yuan ($ 1,18) per saham, dengan pendapatan 204,05 miliar yuan ($30,28 miliar). Itu lebih tinggi dari ekspektasi analis untuk pendapatan 7,31 yuan per saham pada pendapatan CNY199,25 miliar, menurut StreetAccount.

Dari AS, semalam di Wall Street, S&P 500 melonjak 1,99% menjadi 4.057,84. Dow Jones Industrial Average melonjak 516,91 poin, atau 1,61%, menjadi 32.637,19. Nasdaq Composite yang berteknologi tinggi mengungguli karena naik 2,68% menjadi 11.740,65.

Baca juga
Efektif Lawan Varian Covid-19, Kimia Farma Gaet Sub-Lisensi Obat Molnupiravir

Sementara dari dalam negeri, sentimen datang dari sektor perdagangan di mana Mendag akan melanjutkan negosiasi Comprehensive Economic Partnership Agreement atau CEPA dengan Peru.

Arah IHSG Selanjutnya

Secara teknikal, status IHSG masih menunjukkan netral. Sebab, black candle menunjukkan volume transaksi yang rendah sementara momentum pada histogramnya masih tampak menguat. Resistance indeks berada di 7.006 dan support di 6.773.

Saham-saham dalam Pantauan

  1. Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) yang mengumumkan kemitraan dengan Pos Indonesia.
  2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang menjamin fasilitas kredit Smartel senilai Rp1,1 triliun.
  3. PT Bank Permata Tbk (BNLI) yang membagikan dividen tunai Rp307,54 miliar.

Saham-saham dengan Rekomendasi Beli

Di atas semua itu, ia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dengan rekomendasi speculative buy. Doji candle menunjukkan kenaikan volume sementara William%R-nya masih potensial bergerak uptrend dari area oversold. Resistance berada di 4.550 dan support di 4.110. Masuk di kisaran 4.200-4.250.
  2. PT Timah Tbk (TINS) dengan rekomendasi hold. Black candle menunjukkan rendahnya volume sementara uptrend harga masih akan berlanjut apabila bertahan di atas 1.700. Resistance berada di 2.050 dan support di 1.700. Masuk di kisaran 1.700 hingga 1.710.
  3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan rekomendasi speculative buy. White candle menunjukkan kenaikan volume transaksi dan ada potensi uptrend pada William%R-nya yang tipis di atas area oversold. Resistance berada di 63 dan support di 54. Masuk di kisaran 55-58.
  4. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) dengan rekomendasi speculative buy. White candle menunjukkan kenaikan volume transaksi dan potensial terjadi golden cross pada Moving average convergence divergence (MACD)-nya. Resistance berada di 1.540 dan support di 1.170. Masuk di kisaran 1.290-1.375.
  5. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dengan rekomendasi speculative buy. White candle menunjukkan kenaikan volume transaksi dan tren naik pada William%R-nya di zona netral. Resistance berada di 4.050 dan support di 3.640. Rekomendasi masuk di kisaran 3.770-3.840.
Baca juga
Arab Saudi Mulai Copot Tanda Pembatas untuk Jaga Jarak, Shaf Salat Kembali Rapat

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar