Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Setelah Balongan dan Cilacap, Giliran Kilang Balikpapan Diamuk Si Jago Merah

Setelah Balongan dan Cilacap, Giliran Kilang Balikpapan Kebakaran
Kilang Balikpapan terbakar (Sumber: Antara)

Setelah Kilang Balongan dan Cilacap, giliran Kilang Balikpapan di Kalimantan Timur mengalami kebakaran pada Jumat pagi (4/3/2022). Untung saja, PT Kilang Pertamina Internasional gerak cepat alias gercep memadamkan api.

Berdasarkan keterangan dari Pertamina, Kilang Balikpapan terbakar sekitar pukul 10.32 WITA. Dalam waktu singkat, amuk si jago merah bisa ditaklukan. Berkat sistem penyiraman dengan pemadam statis serta bantuan dari 4 unit truk pemadam yang terus menyiramkan air untuk pendinginan.

Ely Chandra, Are Manager Communication, Relation dan CSR Kilang Balikpapan, mengatakan, titik yang terbakar berada di dalam perimeter kilang. Karena itu, dia meminta masyarakat tidak perlu panik. Saat kebakaran terjadi, sejumlah pekerja terlihat keluar dari kawasan kilang tersebut.

Baca juga
Pasca Kebakaran Kilang Cilacap, Komisi VII DPR Dorong Investigasi dan Audit

“Kami imbau agar masyarakat tidak panik, karena kejadian tersebut masih di dalam perimeter kilang. Saat ini, api berhasil dipadamkan. Seluruh tim terus melakukan pendinginan dengan menggunakan air dan foam,” papar Ely.

Dia menjamin, Kilang Balikpapan tidak mengalami kendala serta tetap dapat beroperasi. Saat ini, kilang ini memproduksi Bahan Bakar Minyak (Premium, Kero, Solar, Pertadex & Pertamax), non BBM (Smooth Fluid 05), dan Liquefied Petroleum Gas (LPG).

“Kami dari Pertamina Group memastikan bahwa kebutuhan BBM dan LPG khusus untuk Kalimantan dan wilayah penyaluran Kalimantan kami pastikan aman stoknya,” ujar Ely.

Baca juga
Warga Jerman yang Gunakan Huruf Z Bakal Dihukum karena Mendukung Invasi Rusia ke Ukraina

Ely mengatakan, pihaknya hanya melakukan shutdown di tempat yang mengalami kebakaran. “Kilang RU V Balikpapan terdapat beberapa pabrik. Pabrik yang di-shutdown hanya yang terjadi flash. Pabrik lain masih beroperasi normal dan memproduksi BBM. Kami juga punya stok di tangki-tangki lain yang akan kita salurkan,” ucapnya.

Direktur Utama PT Kilang Pertamina International, Djoko Priyono mengatakan, kebakaran di area Kilang Balikpapan disebabkan flash di inlet pipa finfan cooler hydrocracker B di RU V. Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan.

“Telah terjadi flash di inlet pipa finfan cooler hydrocracker B di RU 5. Alhamdulillah api sudah berhasil dipadamkan dan saat ini progres cooling dan lanjut inspeksi,” ujar Djoko.

Baca juga
Kerugian Materi Kebakaran Tangki Pertamina di Cilacap Sedang Dihitung

Djoko mengatakan, pasca-kebakaran, operasional kilang Balikpapan masih berjalan normal. “Hydrocracker B sementara normal shutdown dan untuk unit-unit proses yang lain normal operasi. Secara umum kilang RU beroperasi normal, kecuali hydrocracker B,” ucap Djoko.

 

Tinggalkan Komentar