Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Shin Tae-yong Minta Maaf Usai Timnas Ditahan Imbang Bangladesh

Kamis, 02 Jun 2022 - 02:12 WIB
Shin Tae-yong timnas
Pelatih timnas Shin Tae-yong (kiri) didampingi pemain sayap Saddil Ramdani memberikan keterangan dalam konferensi pers usai laga persahabatan FIFA kontra Bangladesh yang berakhir imbang 0-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (1/6/2022). (tar)

Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia, Shin Tae-yong, meminta maaf kepada suporter setelah skuadnya diimbangi Bangladesh tanpa gol dalam laga persahabatan FIFA di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu malam (1/6/2022).

“Kami tidak bisa memberikan hasil yang bagus. Saya mohon maaf,” ujar dia saat konferensi pers usai pertandingan.

Penyesalan pelatih asal Korea Selatan itu bertambah lantaran melihat dukungan maksimal oleh para suporter timnas dari tribun penonton.

Nyaris sepanjang 90 menit mereka bernyanyi, melantunkan yel-yel diiringi musik dan tepukan tangan. Para pendukung sangat antusias karena itu menjadi pertandingan pertama timnas Indonesia dengan penonton di stadion saat pandemi COVID-19.

Baca juga
Lawan Vietnam, Shin Tae-yong Waspadai Satu Pemain Ini

“Dukungan dari suporter itu sangat keren. Seharusnya kami pun bisa menunjukkan performa serupa. Namun ternyata tidak bisa. Saya sekali meminta maaf, sekaligus terima kasih kepada masyarakat Indonesia,” ucap Shin.

Ia pun mengakui timnya tidak tampil maksimal dalam pertandingan tersebut. Seharusnya, menurut pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu, Indonesia dapat memenangkan pertandingan dengan selisih gol yang jauh dari lawan.

“Memang pertandingan itu berstatus persahabatan. Akan tetapi, laga tersebut tetap saja uji coba sebelum Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait. Seharusnya kami bisa menang dengan selisih tiga atau empat gol untuk membahagiakan suporter,” kata juru taktik berusia 52 tahun tersebut.

Baca juga
Kebejatan Herry saat Perkosa Santriwati Minta Santri Lain Mengaji dengan Suara Keras

Timnas Indonesia sejatinya tampil dominan dalam laga melawan Bangladesh. Skuad ‘Garuda’ setidak-tidaknya mempunyai empat peluang emas, tetapi semuanya dapat digagalkan kiper lawan, Anisur Rahman, sehingga pertandingan berakhir seri 0-0.

Sementara pemain sayap timnas Indonesia, Saddil Ramdani, menegaskan dia dan rekan-rekannya sudah berusaha maksimal pada pertandingan itu.

“Kami sudah menjalankan instruksi pelatih. Akan tetapi, inilah sepakbola. Kita tidak bisa memprediksi siapa yang akan menang. Pelatih selalu menguatkan kami, secara mental maupun ketika bertanding. Semoga kami terus berkembang ke depan,” tutur Ramdani.

Berikutnya, timnas Indonesia akan kembali ke Jakarta untuk bersiap terbang menuju Kuwait untuk menjalani pertandingan Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 pada 8-14 Juni 2022. Selain Indonesia, grup itu dihuni tuan rumah Kuwait, Yordania, dan Nepal.

Tinggalkan Komentar