Sabtu, 01 Oktober 2022
05 Rabi'ul Awwal 1444

Siap Kembangkan Bisnis Media, Selamat Datang NETV di Bursa Saham

Rabu, 26 Jan 2022 - 12:10 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Screenshot 20220126 105528 Whatsapp - inilah.com
Foto: Antara

Dengan perolehan dana segar Rp150 miliar, PT Net Visi Media Tbk dengan kode saham NETV resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten pendatang baru ini siap mengembangkan bisnis media dan konten kreatif di Tanah Air.

Perseroan melepas 765,31 juta saham atau setara 4,37 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan harga Rp196 per saham, sehingga perseroan memperoleh dana segar Rp150 miliar.

“Perolehan dana dari penawaran umum ini setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk pengembangan anak usaha NETV, seperti pengembangan produksi konten dan pembelian program, modal kerja perseroan dalam pengelolaan industri manajemen artis, pengembangan platform media digital, dan penyelesaian sejumlah tertentu dari fasilitas pinjaman,” kata CEO NETV Deddy Hariyanto saat pencatatan perdana saham perseroan di Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Selain dari perolehan dana dari penawaran umum, perseroan juga melakukan konversi atas Mandatory Convertible Bond/MCB dengan total nilai sebesar Rp810 miliar antara lain dari PT Semangat Bambu Runcing (anak usaha PT Tokopedia) menjadi penyertaan saham, serta konversi atas pinjaman pemegang saham dengan total nilai sebesar Rp353,45 miliar.

Baca juga
IHSG Berakhir Ceria karena Laporan Keuangan Emiten Solid

Menurut Deddy, langkah pencatatan sebagai perusahaan terbuka itu merupakan bagian dari rencana akselerasi pencapaian beberapa prioritas pengembangan usaha perseroan.

Melalui anak usaha lembaga penyiaran nasional NET yang dikenal dengan konten kreatif dan kekiniannya, perseroan ingin mengembangkan konten-konten NET agar dapat lebih luas lagi menjangkau potensi pemirsa di Indonesia.

“Perseroan juga akan terus mengembangkan berbagai inovasi platform teknologi media penyiaran berbasis digital dari anak usaha yang memiliki potensi kuat ke depannya sejalan dengan semakin berkembangnya kreatifitas konten-konten eksklusif kami di platform media digital,” ujar Deddy.

PT Net Visi Media (NETV) merupakan induk usaha dari lembaga penyiaran NET yang berdiri sebagai televisi masa kini sejak 2013.

Baca juga
Foto: Bursa Efek Indonesia Targetkan 55 Emiten Baru pada Tahun 2022

Muncul dengan dukungan SDM penyiaran muda dan kreatif, NET menghadirkan konten-konten fresh-nya yang dikenal kreatif, menghibur, dan kekinian, serta mengedepankan kualitas dan value untuk pemirsanya.

Beberapa konten kreatifnya cukup dikenal begitu dekat dengan keseharian pemirsa televisi Indonesia, seperti Tonight Show, Indonesia Next Top Model, Ini Talkshow, Tetangga Masa Gitu, Biar Viral, NET Drakor, dan beberapa program unggulan lainnya.

Kedekatan tersebut mendorong hadirnya militansi penggemarnya yang berkembang tersebar di seluruh Indonesia melalui komunitas NET Good People yang aktif terlibat dalam berbagai aktivitas kreatif maupun sosial bersama NET.

“NETV akan mengembangkan bisnis penyiaran televisi secara lebih luas. Potensi pertumbuhan kinerja perseroan untuk industri penyiaran secara Advertising Expenditure ke depan-nya masih akan mengalami pertumbuhan yang cukup menjanjikan,” kata Deddy.

Sejak hadir di industri penyiaran Indonesia, NET cukup konsisten menjaga kualitas gambar Full-HD (High Definition) dan suara jernihnya dengan hadir 24 jam setiap hari.

Baca juga
IHSG Berakhir di Zona Merah karena Investor Pantau Konflik di Ukraina

NET juga terus mengembangkan platform digitalnya, melalui live streaming maupun on-demand lewat youtube.com/netmediatama, serta menyiapkan inovasi Video Apps atau platform OTT (over the top) agar kreatifitas konten hiburan eksklusif khas NET dapat dinikmati masyarakat lebih mudah dimana dan kapanpun.

Perusahaan juga akan memperluas pemanfaatan IP dan melakukan eksplorasi kolaborasi dengan sejumlah mitra strategis untuk mengidentifikasi peluang monetisasi IP baru di luar media, termasuk pemanfaatan teknologi baru metaverse seperti AR (Augmented Reality) dan NFT (Non Fungible Token).

Tinggalkan Komentar